Komentar-komentar Akan Konsultasi Tiongkok dan AS Mengenai Masalah Ekonomi dan Perdagangan

2018-06-03 18:25:20

Pada tanggal 2 dan 3, konsultasi antara Tiongkok dan AS mengenai masalah ekonomi dan perdagangan di Beijing mencapai hasil yang tertentu. Economic Daily dan Global Times dalam komentar masing-masing mengatakan, Reformasi dan keterbukaan serta perluasan kebutuhan intern adalah strategi negara Tiongkok, irama Tiongkok yang ditetapkan ini tidak akan berubah, kedua pihak hendaknya berupaya memberi hasil, namun AS hendaknya jangan mempunyai pikiran yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Economic Daily berkomentar, tidak berubahnya irama Tiongkok untuk melaksanakan reformasi dan keterbukaan karena tiga penyebab sebagai berikut:

Pertama, irama Tiongkok yang memperdalam reformasi dan keterbukaan, pada hakikinya adalah pilihan pasti yang sesuai dengan kebutuhan riil karena perkembangan diri sendiri. Kini, komoditi impor menjadi pelengkap penting bagi suplai pasar Tiongkok, kebutuhan konsumen Tiongkok akan komoditi impor kian meningkat.

Kedua, irama Tiongkok yang memperdalam reformasi dan keterbukaan adalah manifestasi terpusat ide perkembangan dengan saling menguntungkan dan menang bersama yang dijunjungi Tiongkok. Tindakan Tiongkok untuk memperluas impor menyatakan pemerintah Tiongkok memperlihatkan ketulusan untuk membuka pasar kepada dunia, memperlihatkan tanggung jawab untuk mendorong globalisasi ekonomi sebagai sebuah negara besar.

Ketiga, Tiongkok memperlihatkan tekad hati dan keyakinan diri untuk mendorong keterbukaan putaran baru dengan irama Tiongkok yang memperdalam reformasi dan keterbukaan.

Global Times berpendapat, Sejak Tiongkok dan AS mengadakan konsultasi mengenai masalah ekonomi dan perdagangan, mencapai sejumlah kemajuan, membuka ruangan yang besar demi meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan, agar kalangan ekonomi kedua pihak melihat terbentuknya hasil yang amat besar seperti kue gede. Kalau sungguh-sungguh kesepahaman Washington dilaksanakan secara baik, akan beruntung kepada rakyat kedua negara dan kedua negara, mewujudkan kemenangan bersama.

Tentu saja rumitnya konsultasi kali ini juga menyatakan, tetap terdapat keadaan yang AS berubah sikapnya dan mengakibatkan hubungan perdagangan antara Tiongkok dan AS tidak bisa stabil. AS tetap mempunyai ketidaktentuan di bidang pengambilan kebijakan, seolahnya terdapat sejumlah orang AS ingin memberi keuntungan kepada diri sendiri tanpa peduli kepentingan umum. Ini tak mungkin terwujud kalau ingin mempunyai keuntungan atau kepentingan sepihak saja. Kalau AS menjalankan kembali penambahan pajak bea cukai terhadap produk Tiongkok, maka persetujuan yang dicapai kedua pihak sebelumnya akan hilang artinya. Maka kue gede, hasil kerja sama antara Tiongkok dan AS pun akan sia-sia belaka.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok