Kunci Pelaksanaan Kesepahaman Washington Tiongkok dan AS Adalah Menuju Arah Yang Sama

2018-06-03 16:56:07

Pada tanggal 2 dan 3, anggota Politbior Komite Sentral PKT, Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Kepala Delegasi Tiongkok untuk dialog ekonomi antara Tiongkok dan AS Liu He mengadakan konsultasi mengenai masalah ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan AS dengan Delegasi AS yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan Wilbur L. Ross. Menurut pernyataan Tiongkok, kedua pihak mengadakan komunikasi yang baik mengenai banyak bidang antara lain pertanian, energi, dan mencapai kemajuan yang positif dan konkret untuk melaksanakan kesepahaman yang tercapai di Washington. Detailnya menunggu dikonfirmasi kedua pihak. Menteri Perdagangan AS Ross menyatakan, sejauh ini pembicaraan dengan Tiongkok bersahabat dan terus terang, pembicaraan menyinggung topik mengenai sejumlah jenis dagangan ekspor yang konkret.

Dalam pernyataan Tiongkok terdapat tiga uangkapan yang kunci, yaitu Pelaksanaan Kesepahaman, Komunikasi Baik dan Kemajuan yang Positif dan Konkret. Pelaksanaan kesepahman adalah tujuan pembicaraan kali ini, komunikasi baik adalah cara pembicaraan, sedangkan kemajuan yang positif dan konkret adalah hasil pembicaraan kali ini. Tiga ungkapan ini berhubungan erat, tidak boleh dikurangi. Dilihat dari kabar yang diumumkan, titik berat pembicaraan kali ini adalah pertanian dan energi, jadi kemajuan positif yang dicapai sesuai dengan kepentingan kedua pihak.

Pakaian, makanan, nginapan dan transportasi paling terasai rakyat. Tiongkok telah mempunyai kelompok pendapatan menengah yang jumlahnya paling besar di dunia, kontradiksi utama sosial telah beralih menjadi kontradiksi yang kebutuhan akan kehidupan indah dan perkembangan yang tidak seimbang dan tidak mencukupi. Tiongkok memperluas mengimpor produk pertanian yang unggul dan energi bersih antara lain gas alam, justru bertujuan memenuhi kebutuhan rakyat akan kehidupan indah, mendorong perkembangan ekonomi dengan kualitas tinggi.

Di bidang produk pertanian, tahun-tahun terakhir ini, orange, kacang, arak anggur dan daging sapi asal AS memenuhi permintaan rakyat akan produk pertanian dengan kualitas tinggi. Tiongkok memperluas impor dari AS, konsumen Tiongkok tidak saja bisa membeli produk pertanian yang kualitas tinggi dan harganya murah, pasti juga merangsang agar pihak-pihak terkait mempercepat reformasi di sisi suplai di bidang produk pertanian, sementara itu, petani AS juga akan memperoleh pasar ekspor yang stabil dan meningkatkan pendapatan.

Di bidang energi, kebutuhan konsumsi energi karena perkembangan pesat ekonomi Tiongkok dan populasi sekitar 1,4 miliar agar kontradiksi antara suplai dan kebutuhan energi semakin menonjol. Pada akhir tahun lalu, kekurangan gas alam yang menimpa beberapa propinsi Tiongkok agar rakyat terasai kekurangan gas alam, produksi mandiri sulit memenuhi permintaan rakyat Tiongkok. Sementara itu, rakyat pun menantikan perbaikan kualitas udara, tekad hati dan tindakan pemerintah untuk menjaga langit yang biru, semua ini perlulah memperluas impor energi yang bersih.

Akan tetapi, justru seperti yang dikatakan pernyataan Tiongkok, hasil yang dicapai oleh Tiongkok dan AS, hendaknya berdasarkan kedua negara menuju ke arah yang sama, tidak mengadakan perang dagang, kalau AS mengeluarkan tindakan sanksi perdagangan termasuk penambahan pajak bea cukai, maka semua hasil yang dicapai sebelumnya akan tidak berlaku lagi. Ini adalah sikap dan garis merah Tiongkok, juga adalah kunci untuk menjamin pelaksanaan konsultasi Tiongkok dan AS di Washington.

Sikap demikian ternyata ditujukan pada sesuatu. Karena beberapa hari sebelum Ross ke Tiongkok, AS tiba-tiba berubah sikapnya dan berkata akan mengumumkan daftar produk industri dan teknologi Tiongkok ke AS senilai US $ 50 miliar dan merekrut 25% pajak bea cukai. Bahkan ada media mengancam, kalau tim kerja AS tidak mencapai kesepakatan dengan Tiongkok, Ross mungkin tidak datang ke Tiongkok. Namun hasilnya, Ross tiba di Beijing lebih dini daripada jadwalnya. Hal ini menyatakan, berkonsultasi sambil mengancam sanksi telah menjadi keadaan rutin yang baru dalam konsultasi Tiongkok dan AS mengenai ekonomi dan perdagangan.

Menteri Perdagangan AS Ross menyatakan pembicaraan kali ini bersahabat dan terus terang, namun karena masih menunggu konfirmasi detailnya serta delegasi AS akan menyerahkan hasil kali ini kepada Presiden Trump, jadi apa saja yang akan terjadi, masih mempunyai ketidaktentuan. Mengenai hal ini, Tiongkok hendaknya memelihara kepala dingin yang cukup, memberi persiapan untuk menangani apa saja yang akan terjadi.

Target reformasi dan keterbukaan Tiongkok cukup jelas, langkahnya pun stabil. Jadi baik memperluas impor, maupun melonggarkan izin pasar, semua diambil keputusan bertolak dari kebutuhan riil untuk memenuhi kehidupan indah dan mewujudkan perkembangan ekonomi dengan kualitas tinggi, ini adalah strategi yang dirancang, tidak akan berubah karena tekanan luar.

Menurut kesepahaman yang dicapai di Washington, Tiongkok dan AS akan mengadakan konsultasi mengenai kerja sama di bidang manufaktur, produk teknologi tinggi, produk usaha jasa. Upaya yang diberi oleh Tiongkok bertujuan semaksimal memelihara kepentingan rakyat kedua negara. Apakah pemerintah AS sungguh-sungguh mempertimbangkannya demi rakyat, menuju ke arah sama dengan Tiongkok adalah percobaan yang terbaik.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok