Tiongkok Tanggapi Soal Militerisasi Laut Tiongkok Selatan

2018-06-01 11:56:50

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying dalam jumpa pers kemarin (31/5) di Beijing menyatakan, pihak Tiongkok menjalankan kebijakan pertahanan defensif, mengadakan pengaturan sarana pertahanan wilayah yang diperlukan dan terbatas di pulau pribadi di Laut Tiongkok Selatan adalah rasional dan sah.

Belakangan ini, pihak AS diberitakan berulang kali membicarakan apa yang disebut masalah militerisasi Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan, dan menyatakan bahwa AS akan terus menerapkan aksi kebebasan pelayaran. Menteri Pertahanan AS James Mattis menyatakan bahwa Amerika akan menunjukkan sikap keras dalam dialog Shangri-La yang akan digelar pekan ini.

Mengenai hal itu, Hua Chunying menunjukkan, sejumlah orang Amerika membesar-besarkan masalah militerisasi Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan adalah sangat menggelikan, bagaikan “maling berteriak maling”. Kehadiran Amerika di daerah Laut Tiongkok Selatan jauh melampaui jumlah total kekuatan militer Tiongkok dan negara-negara pantai Laut Tiongkok Selatan lainnya. Kapal militer Amerika tidak berlayar di jalur yang lebar di Laut Tiongkok Selatan, malah sering kali secara sengaja memasuki perairan dekat pulau-pulau terkait Tiongkok dengan alasan “aksi kebebasan pelayaran”. Apakah Amerika sungguh-sungguh berkeinginan untuk kebebasan berlayar sesuai dengan hukum internasional? Ataukah “kebebasan sewenang-wenang” yang tercantum dalam kamus hegemoni Amerika?

Juru bicara tersebut menunjukkan, Tiongkok bukalah negara yang paling awal menempatkan senjata di Laut Tiongkok Selatan, dan juga bukanlah negara yang paling banyak menempatkan senjata, lebih-lebih bukanlah negara yang paling kerap mengadakan kegiatan militer di Laut Tiongkok Selatan. Siapakah yang mendorong “militerisasi” di Laut Tiongkok Selatan, jawabannya sudah jelas-jemelas.

Hua Chunying sekali lagi menegaskan kembali, pihak Tiongkok menjalankan kebijakan pertahanan defensif, Tiongkok tidak mengagresi negara lainnya kalau negara lain tidak mengagresi Tiongkok. Tiongkok menempatkan sarana pertahanan wilayah yang diperlukan dan terbatas di pulau-pulau sendiri di Laut Tiongkok Selatan adalah hak lindung diri dan hak bela diri yang sah sesuai dengan hukum internasional. Tiongkok menasehati sebagian orang Amerika untuk mengambil sikap bertanggung jawab tanpa mencela, membuat hal-hal yang bermanfaat bagi kerja sama saling percaya dengan negara-negara di kawasannya dan bermanfaat bagi pemeliharaan perdamaian dan kestabilan regional.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok