Pembalasan Adalah Satu-satunya Solusi Tiongkok

2018-04-08 12:35:09

Sengketa perdagangan Tiongkok dan AS yang memanas terus telah menjadi sorotan dunia, wadah pemikir terkemuka Tiongkok, beberapa anggota dari China Finance 40 Forum(CF40) kemarin (7/4) di Beijing menyatakan, persengketaan perdagangan Tiongkok dan AS dipicu sepihak oleh AS, satu-satunya solusi Tiongkok adalah melancarkan pembalasan. Para pakar mencatat juga bahwa sementara menghadapi tantangan, Tiongkok pun harus giat “berlatih” untuk mewujudkan kebangkitan sendiri.

Usai pengenaan tarif bea masuk terhadap US$ 50 miliar produk impor dari Tiongkok berdasarkan “301 investigasi”, AS menyatakan siap mengenakan tarif lagi terhadap produk Tiongkok senilai US$ 100 miliar. Namun Tiongkok segera menyatakan akan memberikan pembalasan tegas tanpa ragu-ragu.

Gu Kai, salah satu anggota CF40 kemarin di Beijing menyatakan, pembalasan adalah satu-satunya solusi Tiongkok untuk menghadapi perang dagang yang dilancarkan AS. Dia menyatakan, padahal Tiongkok telah beberapa kali memberikan kesempatan perundingan, tapi tidak ditanggapi AS. Di bawah kondisi ini, pembalasan adalah satu-satunya solusi.

Ha Jiming, periset senior CF40 mengatakan, sejak reformasi dan keterbukaan Tiongkok, khususnya setelah bergabung dalam WTO, banyak perusahaan modal asing membuka pabrik di Tiongkok, sehingga Tiongkok lazim disebut oleh “pabrik dunia”, namun kebanyakan produk Tiongkok adalah barang-barang dengan nilai tambahan yang rendah, tapi itu semuanya dihitung dalam surplus Tiongkok menurut statistik perdagangan internasional. Apabila AS membuka ekspor produk teknologi tinggi kepada Tiongkok, surplus itu diyakini akan berkurang secara cepat dan nyata.

Periset CF40 Guan Tao berpendapat, keunggulan terbesar Tiongkok adalah pasar yang sangat besar, dengan keunggulan ini Tiongkok telah memberikan kontribusi luar biasa kepada sistem perdagangan multilateral dunia. Dia mengatakan, perang dagang dilancarkan AS tapi bukan keinginan Tiongkok. Di satu pihak Tiongkok akan menghadapi perang dagang tanpa ragu-ragu dan melancarkan pembalasan tegas demi memelihara hak dan kepentingan, di satu pihak lain, Tiongkok harus pula melanjutkan reformasi dan keterbukaan sekaligus mendorong kemudahan dan liberalisasi perdagangan dan investasi global.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok