Tiongkok:ICC Hendaknya Hormati Kedaulatan Internasional

2018-03-29 11:54:12

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang dalam jumpa pers kemarin (28/3) sore di Beijing menyatakan, Tiongkok selalu berpendapat bahwa pengadilan pidana internasional (ICC) harus menghormati kedaulatan internasional, beraksi secara berhati-hati dan menghindari politisasi.

Diberitakan, pada Februari lalu, ICC yang bermarkas besar di Den Haag menyatakan akan melakukan “investigasi tingkat awal” terhadap pelanggaran Hak Azasi Manusia Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam aksi pemberantasan kejahatan narkoba, hal itu telah menimbulkan ketidakpuasan Filipina. Baru-baru ini Filipina telah memohon untuk mundur diri dari ICC. Untuk itu Jubir Tiongkok menyatakan, sejak terpilih sebagai presiden Filipina, Duterte dengan tegas menghantam kejahatan narkoba, memperbaiki ketertiban sosial, mengembangkan ekonomi, menciptakan lingkungan baik kepada warga Filipina, langkah-langkah itu telah diapresiasi dan didukung umum oleh rakyat Filipina. Masyarakat internasional harus lebih banyak memberikan pengertian dan dukungan tapi bukan secara sembarangan menuding atau mempermasalahkannya. Tiongkok selalu berpendapat ICC harus menghormati kedaulatan internasional, beraksi secara berhati-hati dan menghindari politisasi, negara berdaulatan berhak menolak gangguan politik dengan hukum sebagai kedoknya.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok