Tiongkok Desak AS Memandang Hubungan Kedua Negara secara Obyektif dan Rasional

2017-12-20 12:40:47

Tiongkok mendesak Amerika Serikat berhenti membelokkan maksud strategi Tiongkok, serta memandang dunia dan hubungan Tiongkok-AS di masa kini secara objektif dan rasional. Demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying dalam jumpa pers di Beijing pada hari Selasa(19/12) kemarin. Ini merupakan tanggapan atas Laporan Strategi Keamanan Negara AS pada hari Senin (18/12) lalu, yang mengkritik politik dalam negeri dan luar negeri Tiongkok, serta menyebut Tiongkok sebagai saingan bagi kepentingan AS.

Hua Chunying mengatakan, Tiongkok dan AS masing-masing adalah negara berkembang terbesar dan negara maju terbesar di dunia, sekaligus juga dua ekonomi terbesar di dunia. Oleh karena itu, Tiongkok dan AS mengemban tanggung-jawab penting dalam memelihara perdamaian dan kestabilan dunia serta mendorong pembangunan dan kemakmuran global. Kedua negara juga memiliki banyak kepentingan bersama. Kerja sama merupakan satu-satunya pilihan yang tepat bagi Tiongkok dan AS, dan masa depan yang lebih indah hanya dapat terwujud melalui hubungan win-win (menang bersama). Perselisihan antara Tiongkok dan AS sebagai dua negara besar bukanlah hal yang aneh. Oleh karena itu, perselisihan hendaknya ditangani secara baik-baik dengan cara yang konstruktif, di atas dasar menghormati kepentingan inti dan keprihatian utama masing-masing pihak.

Hua Chunying menegaskan, rakyat Tiongkok berkeyakinan penuh terhadap jalan pembangunan yang dipilih sendiri, yaitu Sosialisme dengan Karakteristik Tiongkok. Sejarah dan fakta membuktikan, ini adalah sebuah jalan yang sesuai dengan keadaan negara Tiongkok, dan telah membawa Tiongkok berubah menjadi negara yang kuat dan sejahtera. Siapapun dan negara manapun tak dapat menghalangi langkah Tiongkok dalam menempuh Sosialisme dengan Karakteristik Tiongkok.

Hua Chunying juga telah memaparkan kebijakan dan pedoman utama diplomasi Tiongkok, sementara menekankan, laporan dari negara manapun yang mencoba memutar-balikkan kenyataan dan bermaksud menfitnah Tiongkok hanya akan menjadi sia-sia belaka.

Hua Chunying menegaskan, Tiongkok sama sekali tidak akan mengembangkan negara sendiri dengan mengorbankan kepentingan negara lain, namun juga tidak akan mengorbankan hak dan kepentingan sahnya sendiri. Tiongkok secara teguh menjaga kedaulatan, keamanan dan kepentingan pembangunannya sendir. Siapapun jangan pernah sekalipun bermimpi Tiongkok akan menelan pil pahit yang merugikan kepentingan diri sendiri.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok