Dubes RI untuk Tiongkok: Perdagangan Tiongkok-ASEAN Akan Bertumbuh Cepat Dalam Kondisi Tarif Nol

2017-11-02 14:22:17

Tahun ini genap 50 tahun berdirinya Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN), tahun depan adalah 15 tahun penggalangan kemitraan strategis Tiongkok-ASEAN. Belakangan ini Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok Soegeng Rahardjo menyatakan, perdagangan Tiongkok-ASEAN akan cepat bertumbuh dalam kondisi tarif nol.

Sugeng menyatakan, ditinjau dari sudut ekonomi, ekonomi paling besar di kawasan Asia Pasifik adalah Tiongkok, ekonomi kedua adalah Jepang , ASEAN berada pada urutan ketiga. Hal ini berarti hubungan kemitraan ASEAN-Tiongkok sangatlah penting. Para investor Tiongkok memainkan peranan penting dalam ekonomi negara-negara ASEAN. Hal ini sangat mengesankan dalam 10 tahun yang lalu. Selain di bidang ekonomi, kerjasama ASEAN-Tiongkok di bidang pendidikan dan pariwisata juga giat dilakukan. Dia menyatakan yakin bahwa ke depan hubungan ASEAN-Tiongkok akan memainkan peranan penting dan menguntungkan semua negara di kawasan Asia Pasifik. Sugeng menyatakan yakin bahwa inisiatif “Satu Sabuk Satu Jalan” dan Rancangan Umum Konektivitas ASEAN Tahun 2025 dapat saling berpengaruh dan saling membantu.

Berdasarkan jadwal penurunan tariff sebagian produk Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN, tahun depan produk sensitif sebagai bagian sisa anggota AFTA dan CAFTA akan diterapkan tarif nol persen. Dalam kondisi tarif nol ini, kerja sama perdagangan ASEAN-Tiongkok akan mengalami pertumbuhan cepat.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok