Pemimpin BRICS Adakan Pertemuan Ke-9

2017-09-05 09:48:12

Pertemuan pemimpin BRICS yang kesembilan kali kemarin (4/9) diadakan di Kota Xiamen, Provinsi Fujian, Tiongkok. Presiden Tiongkok Xi Jinping memimpin pertemuan yang dihadiri oleh Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, Presiden Brasil Michel Temer, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Deklarasi Xiamen yang diterima oleh pertemuan menegaskan akan berupaya bersama untuk memperdalam kemitraan strategis negara-negara BRICS, membuka “dasawarsa emas” kedua kerja sama BRICS.

Presiden Xi Jinping dalam pidatonya kemarin menyimpulkan 10 pengalaman sukses selama 10 tahun dalam kerja sama BRICS. Ia mengatakan, kunci perkembangan pesat kerja sama BRICS ialah menemukan jalan tepat kerja sama, artinya saling menghormati dan saling membantu, bersama-sama menempuh jalan perkembangan yang sesuai dengan keadaan negara masing-masing, mengambil sikap terbuka dan toleransi, kerja sama dan menang bersama, terus menerus mendorong kerja sama ekonomi, politik dan masyarakat, menganjurkan keadilan internasional, bekerja sama dengan negara-negara pasar baru dan negara-negara berkembang, bersama-sama menciptakan iklim eksternal yang baik.

Mengenai kerja sama BRICS yang pragmatis dan koordinasi dalam urusan internasional di masa depan, Xi Jinping mengemukakan usulan konkret, termasuk memajukan kerja sama pragmatis ekonomi, meningkatkan penyambungan strategis perkembangan, mendorong tata tertib internasional berkembang ke arah yang lebih rasional dan adil, mendorong pertukaran masyarakat. Ia menunjukkan, negara-negara BRICS seharusnya memperluas titik kepentingan di bidang-bidang perdagangan, investasi, mata uang, moneter, interkoneksi, perkembangan berkelanjutan, inovasi dan kerja sama industri dengan berkisar erat pada garis utama kerja sama pragmatis ekonomi.

Xi Jinping mengumumkan, pihak Tiongkok akan menyusun program kerja sama dan pertukaran di bidang ekonomi dan teknologi negara-negara BRICS yang pada tahap awal senilai 500 juta yuan RMB, sementara itu pihak Tiongkok akan mengalokasi dana senilai US$ 5 juta untuk program Bank Pembangunan Baru BRICS, guna mendukung operasi bisnis bank dan perkembangan jangka panjang.

Mengenai masalah tata tertib internasional berkembang ke arah rasional dan adil, Xi Jinping menunjukkan, sejalan dengan lebih eratnya hubungan lima negara dengan dunia internasional, BRICS perlu aktif berpartisipasi dalam pembenahan global. Sejumlah masalah global yang penting dan mendesak sulit diselesaikan secara efektif tanpa keikut-sertaan lima negara BRICS. Negara-negara BRICS perlu mengemukakan konsepnya dalam masalah perdamaian dan perkembangan internasional, hal itu sesuai dengan harapan masyarakat internasional dan juga bermanfaat bagi pemeliharaan kepentingan bersama BRICS.

Xi Jinping menegaskan kembali, negara-negara BRICS perlu mendorong globalisasi ekonomi yang terbuka, toleransi, bermanfaat, keseimbangan dan menang bersama, mendorong reformasi pembenahan ekonomi global, meningkatkan kerepresentatifan dan hak berbicara negara-negara pasar baru dan negara-negara berkembang, menyediakan daya penggerak yang baru untuk menyelesaikan ketidak-seimbangan perkembangan antara Selatan dan Utara dan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok