Kerja Sama BRICS Bakal Buka “Dekade Emas” ke-2

2017-08-31 10:42:52

Kerja Sama BRICS Bakal Buka “Dekade Emas” ke-2

Kementerian Luar Negeri Tiongkok hari Rabu (30/8) mengadakan briefing pers untuk memberi keterangan kepada media mancanegara mengenai persiapan Pertemuan Pemimpin Negara-negara BRICS ke-9 yang akan diadakan di Xiamen, Tiongkok pada awal September mendatang. Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyatakan, melalui persiapan matang selama satu tahun, kerja sama berbagai negara BRICS baik di bidang ekonomi, keamanan politik maupun pertukaran antar-masyarakat telah mencapai sejumlah kemajuan baru. Wang Yi yakin bahwa hasil pertemuan kali ini akan meletakkan dasar kokoh bagi diperdalamnya hubungan kemitraan BRICS, sekaligus menjadi dasar untuk membuka “dekade emas” kedua dalam kerja sama BRICS.

Kerja Sama BRICS Bakal Buka “Dekade Emas” ke-2

Menurut penjelasan Wang Yi, pada tanggal 3 hingga 4 September, pihak Tiongkok pertama-tama akan menyelenggarakan Forum Industri dan Perdagangan Negara-negara BRICS yang terbesar skalanya sejauh ini. Presiden Tiongkok Xi Jinping akan menghadiri upacara pembukaan dan menyampaikan pidato, melihat kembali pengalaman yang didapatkan negara-negara BRICS dalam 10 tahun terakhir, menyimpulkan pengalaman kerja sama BRICS, dan menerawang prospek pembangunan di masa depan. Pertemuan Pemimpin Negara-negara BRICS akan dibuka pada 4 September pagi, Presiden Xi dijadwalkan akan secara terpisah memimpin pembicaraan berskala besar dan kecil.

“Topik utama pembicaraan skala kecil meliputi situasi ekonomi dunia, tata kelola ekonomi global, isu-isu panas internasional dan regional, serta keamanan dan pembangunan negara. Sementara itu, pertemuan skala besar akan berfokus membahas masalah-masalah lainnya, yakni peningkatan kerja sama BRICS, pertukaran antar-masyarakat dan pendorongan pembangunan mekanisme. Pemimpin berbagai negara akan mengeluarkan Deklarasi Xiamen, secara sistematis memanifestasikan kesepakatan penting pemimpin lima negara, dan menyampaikan sinyal positif mengenai peningkatan kerja sama pragmatis di bidang ekonomi, penyempurnaan pembenahan ekonomi global, pemeliharaan perdamaian dan stabilitas internasional dan peningkatan pertukaran antar-masyarakat.

Kerja Sama BRICS Bakal Buka “Dekade Emas” ke-2

Wang Yi menunjukkan, kelahiran mekanisme BRICS merupakan hasil yang tak terelakkan dari perubahan konfigurasi dunia dan perbandingan kekuatan, perkembangan mekanisme BRICS menandakan terus meningkatnya status dan peranan new-emerging market dan negara-negara berkembang dalam tata kelola global. Melalui perkembangan selama 10 tahun, negara-negara BRICS kini menjadi kekuatan kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dunia, memajukan reformasi tata tertib dunia serta memelihara perdamaian dan stabilitas internasional.

Wang Yi mengatakan, ada 5 hasil yang patut dinantikan dalam pertemuan Xianmen:

Pertama, negara-negara BRICS menjadi kekuatan pembangunan yang lebih perkasa; kedua, BRICS akan mengeluarkan suara yang lebih lantang; ketiga, membentuk fondasi sosial yang lebih kokoh; ke-empat, membentuk hubungan kemitraan yang lebih luas; dan kelima, membentuk pembangunan mekanisme yang lebih kuat. Hasil di lima bidang tersebut berhubungan erat dengan perkembangan ekonomi dunia dan situasi intenrasional, dan juga merupakan kebutuhan bersama bagi negara-negara BRICS, new-emerging market dan negara-negara berkembang. Kelima hasil tersebut selain memanifestasikan ambisi BRICS, juga menunjukkan kelayakan dan kepraktisannya, sehingga akan meletakkan dasar kokoh bagi diperdalamnya hubungan kemitraan BRICS dan dibukanya “dekade emas” ke-2 kerja sama BRICS.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok