Pertemuan Pemimpin BRICS di Xiamen Akan Membuka Dekade Emas Kedua

2017-08-29 13:16:58

Pertemuan Pemimpin-pemimpin Negara BRICS akan digelar di Xiamen pada September mendatang. Pakar dari Kementerian Perdagangan Tiongkok dalam jumpa pers hari Senin (29/8) mengatakan, pertemuan kali ini akan membuka dekade emas kedua bagi BRICS.

Mekanisme BRICS telah terbentuk sepuluh tahun, data menunjukkan, dalam kurun waktu 10 tahun, volume ekonomi lima negara anggota BRICS telah mencapai 23% dari volume total ekonomi dunia, dari yang sebelumnya hanya 12%. Sementara itu, volume perdagangan BRICS dalam perdagangan internasional juga naik sampai 16%, dari 11% sebelumnya. Sedangkan proporsi investasi di luar negeri telah meningkat dari 7% hingga mencapai 12%.

Ketua Periset Pusat Komunikasi Ekonomi Internasional Tiongkok, Zhang Yansheng menganalis bahwa, data ekonomi ini akan terus mengalami peningkatan secara mantap selama satu dekade ke depan. Menurutnya, pertemuan pemimpin-pemimpin negara BRICS di Xiamen akan membuka dekade emas kedua bagi mekanisme BRICS. Tema pertemuan kali ini adalah "Memperdalam Hubungan Mitra BRICS, Membuka Masa Depan Yang Lebih Cerah". Topik-topik yang akan dibahas meliputi, pertama, memperdalam kerja sama negara-negara BRICS, demi mendorong perkembangan bersama. Kedua, meningkatkan tata kelola global, bersama-sama menghadapi tantangan. Ketiga, meningkatkan komunikasi antar masyarakat, dan memperkokoh pondasi kerakyatan. Keempat, mendorong pembangunan mekanisme, membentuk hubungan mitra yang lebih luas.

Pakar dari Kantor Riset Ekonomi dan Perdagangan Kementerian Perdagangan Tiongkok Zhang Jianping mengatakan, pembahasan pemimpin-pemimpin BRICS berbeda dengan pertemuan lainnya, cakupannya cukup luas, salah satunya bidang investasi paling menarik perhatian.

"Tema pertemuan tahun ini bertujuan untuk membentuk hubungan mitra kerja sama yang lebih erat, di samping membentuk hubungan kemitraan yang damai, para negara BRICS hendaknya juga membangun hubungan kemitraan yang dapat mendorong pembangunan, termasuk hubungan kemitraan untuk memperdalam kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan. Di bidang investasi, diketahui secara umum, proporsi investasi timbal balik antara negara-negara BRICS masih sangat rendah, sehingga dibutuhkan langkah fasilitasi investasi dan perlindungan terhadap HaKI, agar hubungan ekonomi antar negara BRICS menjadi lebih erat." Demikian dikatakan Zhang Jianping.

Pertemuan Xiamen kali ini juga akan mengajukan pola "BRICS plus", yakni bagaimana BRICS dapat membentuk lingkaran pertemanan yang lebih luas di dunia agar semakin banyak negara berkembang ambil bagian dalam mekanisme ini. Zhang Jianping mengatakan, dengan kata lain, "BRICS Plus" terbuka untuk semua negara berkembang.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok