Pertemuan Menteri Tenaga Kerja BRICS Digelar di Chongqing

2017-07-28 11:12:03

Pertemuan Menteri Tenaga Kerja negara-negara BRICS digelar di kota Chongqing, Tiongkok barat pada hari Kamis kemarin (27/7). Pertemuan dihadiri para menteri tenaga kerja dari lima negara BRICS, perwakilan mitra sosial serta Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Asosiasi Jaminan Sosial Internasional (ISSA) sebanyak seratus orang lebih.

Pertemuan kali ini terutama telah membahas beberapa topik antara lain, pengelolaan pasar tenaga kerja pada masa depan, pemberdayaan keterampilan tenaga kerja serta sistem jaminan sosial berkelanjutan dan pelaksanaan komitmen pada masa lalu.

Menteri Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial Tiongkok, Yin Weimin mengatakan: "Melalui diskusi selama satu setengah hari, kita telah meningkatkan kesadaran terhadap tantangan dan peluang yang dihadapi pasar tenaga kerja negara-negara BRICS, sehingga telah mencapai kesepakatan penting mengenai peningkatan kerja sama dalam rangka mendorong terwujudnya "kesempatan kerja yang lebih bermutu" serta "pekerjaan yang layak", guna mendorong perekonomian global mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan dan seimbang."

Untuk meningkatkan kerja sama pragmatis antar negara-negara BRICS di bidang ketenagakerjaan, Yin Weimin mengajukan lima butir usulan, yaitu pertama, secara kuat mendorong penempatan tenaga kerja demi merealisasi pertumbuhan inklusif; kedua, meningkatkan pelatihan keterampilan; ketiga, meningkatkan kerja sama jaminan sosial untuk mencapai target saling menguntungkan; keempat, meningkatkan hubungan antar masyarakat di bidang penempatan tenaga kerja; kelima, meningkatkan pembentukan mekanisme dan memperbaiki platform kerja sama.

Pertemuan Menteri Tenaga Kerja di Chongqing kali ini mengusulkan berbagai negara BRICS untuk mengembangkan pola perkembangan ekonomi dan sosial yang menguntungkan bagi penempatan tenaga kerja, mendorong penempatan tenaga kerja melalui inovasi agar dapat mendirikan sistem pengelolaan tenaga kerja yang lebih rasional dan efektif dalam rangka meningkatkan mutu penempatan tenaga kerja dan merealisasi target "pekerjaan yang layak". Pertemuan Chongqing menunjukkan perlunya mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan target pengentasan kemiskinan yang tercantum dalam agenda pembangunan berkelanjutan 2030, yakni mewujudkan pengentasan kemiskinan melalui pengembangan keterampilan tenaga kerja, serta memberikan kesempatan pelatihan dan pendidikan kepada tenaga kerja. Sementara itu, pertemuan BRICS di Chongqing juga mengusulkan perlunya meningkatkan koordinasi antara informasi pasar tenaga kerja dengan kebijakan pengembangan keterampilan tenaga kerja.

Direktur Jenderal ILO, Guy Ryder dalam sambutannya memuji pertemuan Menteri Tenaga Kerja BRICS kali ini memiliki arti signifikan karena berlangsung di tengah transformasi perekonomian global serta masih banyaknya unsur ketidakpastian. Guy Ryder mengatakan: "Diskusi dan kesimpulan yang berhasil ditarik dalam pertemuan kali ini mempunyai arti signifikan, khususnya diskusi mengenai pengelolaan tenaga kerja pada masa depan dan pengentasan kemiskinan melalui pengembangan keterampilan tenaga kerja. Yang sama pentingnya ialah pekerjaan yang dilakukan kalian telah secara langsung dan konkret mendorong pelaksanaan misi utama negara-negara BRICS, yaitu berbagi pengalaman antar negara anggota guna meningkatkan taraf kerja sama antara satu sama lain."

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok