Tiongkok Bantah Keterangan AS tentang Pencegatan Pesawat Patroli

2017-05-29 11:18:24

Media AS melaporkan, dua pesawat jet tempur J-10 milik Tiongkok mencegat pesawat patroli jenis P-3 milik Angkatan Udara AS di wilayah udara dekat Hong Kong pada hari Jumat lalu (25/5). AS menuduh pencegatan Tiongkok tidak profesional. Juru bicara Kementrian Pertahanan Tiongkok Wu Qian kemarin (29/5) telah membantah pernyataan AS terkait insiden tersebut.

Wu Qian mengatakan, “ Pada 25 Mei lalu, sebuah pesawat patroli milik Angkatan Udara AS melakukan aksi pengintaian di wilayah udara sebelah tenggara Hong Kong. Pesawat militer Tiongkok melakukan identifikasi sesuai hukum dan aturan yang berlaku. Operasi pesawat militer Tiongkok adalah profesional dan aman.”

Dalam beberapa waktu yang lalu, baik kapal maupun pesawat militer AS terus melakukan manuver di laut atau udara dekat teritorial Tiongkok. Pada pertengahan bulan ini, sebuah pesawat pengintai AS melakukan pengintaian di atas Laut Huanghai Tiongkok. Pesawat militer Tiongkok mengidentifikasi pesawat AS sesuai hukum dan aturan yang berlaku. Pada 25 Mei lalu, kapal perusak rudal Angkatan Laut AS, yakni USS Dewey (DDG-105) memasuki wilayah teritorial kepulauan Nansha Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan (LTS) tanpa izin. Dua korvet AL Tiongkok, Liuzhou dan Luzhou melakukan identifikasi terhadap kapal AS dan mengusirnya. Wu Qian menandaskan, Tiongkok menuntut AS mengambil tindakan nyata untuk mengoreksi kesalahannya.

“Beberapa waktu terakhir, tentara AS berkali-kali mengirim kapal ataupun pesawat militer ke wilayah laut dan udara teritorial Tiongkok, sehingga telah melanggar kedaulatan Tiongkok dan mengancam keselamatan jiwa personel kedua pihak. Tindakan AS tersebut merupakan penyebab utama yang mengakibatkan insiden keamanan antara Al dan AU kedua pihak. Tiongkok sekali lagi menuntut AS mengambil tindakan nyata untuk mengoreksi kesalahannya dan mencegah terulangnya insiden serupa. Tentara Tiongkok akan terus dengan tegas melaksanakan tugasnya untuk membela kedaulatan dan keamanan negara.” Demikian tutur juru bicara Kementrian Pertahanan Tiongkok Wu Qian dalam jumpa pers di Beijing kemarin.



Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok