Target Yang Diharapkan dalam Laporan Kerja Pemerintah Tiongkok Telah Dirampungkan

2017-03-03 12:10:05

Dewan Negara Tiongkok hari Rabu (1/3) mengumumkan keadaan pelaksanaan tugas target kuantitatif Laporan Kerja Pemerintah tahun 2016. Lebih dari 30 target tetap telah dirampungkan, bahkan beberapa di antaranya melampaui target awal. Tokoh terkait berpendapat, target tersebut mencerminkan operasi ekonomi Tiongkok yang stabil secara keseluruhan, dan ini juga merupakan permulaan baik bagi Repelita ke-13, yang dimulai dari tahun 2016 hingga 2020.

Adapun 30 lebih target kuantitatif dalam Laporan Kerja Pemerintah tahun 2016 itu meliputi PDB, Indeks Harga Konsumen (CPI), penambahan kesempatan kerja di kota, konsumsi energi per unit PDB, investasi jalur kereta api, investasi jalan raya dan dana tunjangan fiskal pusat untuk proyek penanggulangan kemiskinan.

Serangkaian target utama dalam laporan telah dirampungkan dengan baik. Misalnya, nilai total PDB tahun lalu mengalami pertumbuhan riil 6,7 persen, 13 juta lebih kesempatan kerja baru berhasil diciptakan dan tingkat pengangguran di kota sebesar 4,02 persen.

Investasi merupakan motor penting untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Pada tahun lalu, Tiongkok berupaya menggali potensi permintaan di dalam negeri. Di bidang perluasan investasi efektif, laporan menyatakan, investasi jalur kereta api melampaui 800 miliar yuan, investasi jalan raya sebesar 1,65 triliun yuan, alokasi dana dalam anggaran belanja pemerintah pusat mencapai 500 miliar yuan, dan seluruh indeks tersebut berhasil mencapai atau melebihi target awal. Wakil Direktur Bagian Informasi Pusat Pertukaran Ekonomi Internasional Tiongkok, Wang Jun mengatakan, dilihat dari keadaan perampungan, investasi memainkan peranan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi secara stabil.

Ia mengatakan, sejak akhir tahun 2015, pemerintah Tiongkok telah menetapkan tugas tahun 2016. Tugas pertama ialah menstabilkan pertumbuhan. Oleh karena itu, investasi infrastruktur yang didominasi pemerintah bertujuan menanggapi tekanan depresi ekonomi dan mengambil langkah yang relevan untuk memanifestasikan peranan pemerintah dalam pengendalian makro. Untuk merealisasi target yang diharapkan, pemerintah berupaya keras di bidang pembangunan infrastruktur. Di satu sisi dapat menstabilkan ekonomi, dan di satu sisi lain dapat meringankan kelebihan kapasitas produksi akibat kurangnya investasi di bidang industri manufaktur.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok