“Satu Sabuk Satu Jalan” Berikan Kesempatan Baru untuk Perusahaan Tiongkok dan Perkembangan Regional

2016-10-07 14:26:16

Peranan paling menonjol dari pembangunan “Satu Sabuk Satu Jalan” ialah mendorong investasi dan kerja sama antara negara-negara dan daerah di sepanjang jalur. Menurut data terkait, hingga akhir Juli lalu, total investasi Tiongkok terhadap negara-negara terkait “Satu Sabuk Satu Jalan” telah mencapai US miliar. Namun di samping itu, “Satu Sabuk Satu Jalan” juga memberikan banyak kesempatan baru untuk perusahaan domestik Tiongkok dan perkembangan regional.

Pengamat moneter dan ekonomi, Chen Bing berpendapat bahwa strategi “Satu Sabuk Satu Jalan” telah memperluas pasar internasional, dan juga mendatangkan lebih banyak peluang kepada perusahaan Tiongkok.

Ia mengatakan, “Satu Sabuk Satu Jalan” tengah memperluas pasar, menjadikan semua daerah antar Daratan Eropa dan Daratan Asia sebagai sebuah pasar internasional yang besar. “Satu Sabuk Satu Jalan” mempunyai banyak manfaat untuk perkembangan ekonomi Tiongkok. Setiap perusahaan Tiongkok mempunyai kesempatan baik, setiap kota dan daerah juga berkemungkinan memperoleh kemudahan dari “Satu Sabuk Satu Jalan”.

Memang, tidak hanya perusahaan saja yang dapat memperoleh lebih banyak peluang bisnis, “Satu Sabuk Satu Jalan” juga memberikan daya dorong baru kepada perkembangan daerah terkait. Xinjiang sebagai daerah penting di sabuk ekonomi Jalur Sutra, tengah secara aktif membangun Pusat Penerbangan, dengan Urumqi sebagai pusatnya, dan juga dengan aktif memperbesar Bandara Diwobao Urumqi.

Direktur Pusat Penelitian Projek Lalu Lintas Komprehensif Kota Urumqi, Zhang Ming menyatakan, “Pembangunan pusat penerbangan Urumqi ditujukan kepada Asia Tengah, Asia Barat dan Eropa. Urumqi adalah titik transit yang sangat cocok dan mudah untuk menuju Asia Tengah, Asia Selatan dan Eropa Timur. Dulu Bandara Diwopu hanya memiliki satu lintasan pesawat, kapasitas throughput pun hanya mencapai 19 juta orang. Untuk menyesuaikan diri dengan pembangunan pusat penerbangan “Satu Sabuk Satu Jalan”, kami sedang membangun lintasan kedua dan ketiga serta Gedung Terminal ke-7. Kapasitas throughput akan mencapai 40 juta orang pada tahun 2020, dan selanjutnya diperbesar hingga 70 juta orang.

Dengan memanfaatkan peluang yang didatangkan strategi “Satu Sabuk Satu Jalan”, Xinjiang tidak hanya mendorong pembangunan infrastruktur di bidang penerbangan, namun juga secara aktif memainkan peranannya di berbagai bidang untuk memperbesar keterbukaan dan kerja sama serta pertukaran antara Tiongkok dengan dunia barat.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok