Mata Uang RMB Bakal Secara Resmi Bergabung dalam SDR

2016-09-29 12:09:59

Mata uang RMB pada tanggal 1 Oktober mendatang akan secara resmi bergabung dalam keranjang mata uang SDR (Special Drawing Right) IMF dengan bobot sebesar 10,92 persen. Ini akan menjadi milestone bagi internasionalisasi mata uang RMB. Para pakar berpendapat, ini merupakan pengakuan lembaga multilateral internasional dan berbagai negara dunia terhadap reformasi RMB. Bergabungnya RMB dalam SDR akan menguntungkan negara-negara berkembang dan negara-negara New-Emerging Market. Penanggung-jawab Kantor Administrasi Valuta Asing Negara Tiongkok berpendapat bahwa investor asing akan menambah aset RMB.

SDR merupakan sebuah aset cadangan yang didirikan IMF. Kini terdapat empat mata uang dalam keranjang SDR yaitu Dolar Amerika, Euro, Pound Sterling dan Yen Jepang. Pada tanggal 30 November tahun lalu, Dewan Komisaris Eksekutif IMF memastikan RMB sebagai mata uang yang dapat digunakan secara bebas dan memutuskan untuk memasukkan RMB ke dalam keranjang SDR mulai dari tanggal 1 Oktober tahun ini dengan bobot sebesar 10,92 persen. Mata uang RMB akan menjadi mata uang dengan bobot terbesar ketiga setelah dolar Amerika yang memiliki bobot 41,73 persen dan Euro dengan bobot 30,93 persen. Kepala Institut Penelitian Investasi Valuta Asing Tiongkok Tan Yaling menyatakan, RMB mendapat pengakuan internasional yang luas dan ini menguntungkan negara-negara berkembang dan negara-negara new-emerging market.

IMF besok akan mengumumkan jumlah berbagai mata uang dalam keranjang SDR. Jumlah ini akan menunjukkan bobot masing-masing mata uang dalam keranjang SDR. Tan Yaling mengatakan, stabilnya kurs mata uang RMB telah membentuk citra baik bagi RMB yang bergabung dalam keranjang SDR.

Sejak bulan November tahu lalu, pemerintah Tiongkok mengambil berbagai langkah sebagai persiapan masuknya RMB ke dalam keranjang SDR, dan IMF pun memberikan penilaian tinggi. Tokoh-tokoh terkait berpendapat, masuknya RMB ke dalam keranjang SDR akan secara lebih lanjut meningkatkan keyakinan pasar dunia terhadap RMB. Masuknya RMB ke dalam keranjang SDR akan memicu masuknya modal luar wilayah dan ini akan meredakan tekanan devaluasi RMB. Pejabat Kantor Administrasi Valuta Asing Negara Wang Chunying mengatakan, setelah RMB masuk ke dalam keranjang SDR, para investor asing akan lebih lanjut menambah aset RMB.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok