Presdir PFN : Indonesia Miliki Materi Berharga Untuk Perfilman Tiongkok

2016-09-19 15:09:00

Presdir PFN : Indonesia Miliki Materi Berharga Untuk Perfilman Tiongkok

Indonesia adalah negara populasi terbesar keempat di dunia, dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa. Namun jumlah bioskop yang tersebar di tanah air tidak lebih dari 250 buah, dengan total layar hanya 1170 buah. Penjualan tiket bioskop per tahun pun hanya mencapai Rp. 100 M. Presiden Direktur Produksi Film Nasional Indonesia (PFN) Moh. Abdul Aziz baru-baru ini dalam wawancara dengan wartawan CRI menyatakan, Indonesia ingin belajar pengalaman keberhasilan Tiongkok, dan membangun kerja sama di bidang industri perfilman dengan Tiongkok. Selain itu, Indonesia memiliki budaya yang sangat mempesona dan berhubungan erat dengan Tiongkok, sehingga merupakan aset yang sangat berharga bagi perfilman Tiongkok.

Abdul baru saja menjabat sebagai Presdir PFN. Dirinya yang memiliki latar belakang sebagai produser film sangat memahami perfilman Tiongkok, bahkan sangat familiar dengan karya film sejumlah sutradara terkenal Tiongkok. Namun, Abdul mengakui, pengetahuan penonton Indonesia terhadap film Tiongkok masih kurang, film Indonesia pun belum pernah ditayangkan di Tiongkok. Oleh karena itu, selama masa jabatannya, Abdul berharap dirinya dapat mendorong pertukaran antara film Indonesia dan Tiongkok, dan membangun kerja sama yang saling menguntungkan dengan Tiongkok.

"Pertama kami ingin sekali lebih banyak film Tiongkok ditayangkan di Indonesia, Kedua kita ingin sekali lebih banyak film Indonesia ditayangkan di Tiongkok, dan Ketiga kami juga butuh investasi Tiongkok dalam film Indonesia. Peraturan di Indonesia sudah sangat terbuka, tahun lalu kami mencabut yang namanya daftar negatif list untuk bidang produksi, distribusi dan eksibisi dalam film. Jadi saya kira, tinggal bagaimana membangun kerja sama yang saling menguntungkan kedua pihak." kata Presdir PFN itu.

Abdul menerangkan, film Indonesia secara garis besar dibagi menjadi 3 genre, yaitu cerita cinta, silat, dan horor. Namun jenis film yang paling sesuai dalam kerja sama perfilman Indonesia-Tiongkok adalah Road Movie. Pada tahun lalu, PFN telah berhasil memfasilitasi syuting film "Island Dream" . Abdul berpendapat, Indonesia memiliki aset yang sangat berharga bagi perfilman Tiongkok. Adat istiadat, kultur dan religi, maupun cerita menarik yang dialami mahasiswa Indoensia- Tiongkok dapat dijadikan sebagai materi skenario film.

"Pasti menarik, karena secara sejarah, hubungan kultural Indonesia dan Tiongkok kan sudah sangat lama. Dan banyak materi cerita yang sebenanrnya bisa dikembangkan. Kalau cerita komedi, bagaimana hubungan people to people dari Indoensia dengan Tiongkok, melakukan perjalanan di Tiongkok atau di Indonesia. Ini sangat menarik. Saya kira kami terbuka sekali dengan berbagai kesempatan. Tapi, Road Movie adalah salah satu bentuk film yang paling tepat, karena ia akan lebih banyak menginformasikan mengenai kultur, daerah-daerah menarik, dan perbedaaan kebudayaan-kebudayaan yang ada." ujar Abdul.

Bagi Abdul, Indonesia patut belajar dari pengalaman Tiongkok di bidang syuting, produksi dan promosi film. Hal yang paling membuatnya iri adalah rekor box office dan jumlah bioskop di Tiongkok. Raihan box office di seluruh negeri Tiongkok pada tahun 2015 tercatat lebih dari 44 miliar yuan RMB, sedangkan Indonesia yang memiliki seperlima jumlah populasi Tiongkok, hanya meraih seperseribu dari total box office Tiongkok. Abdul menganggap kurangnya jumlah bioskop di Indonesia merupakan penyebab ketimpangan tersebut.

"Di Indonesia, gedung bioskop masih sangat terbatas di kota-kota besar, jumlahnya tidak lebih dari sekitar 250 bioskop, yang terkonsentrasi di kota-kota besar, dengan jumlah layar baru sekitar 1170 layar. Setahu saya, sudah hampir ada 40.000 layar di seluruh Tiongkok. Ini kan jauh sekali. Walaupun sebenarnya potensi pasar penonton di Indonesia itu besar, karena jumlah populasi kita sekitar 250 juta penduduk. Saya kira ini juga membuka peluang sesungguhnya." jelas Abdul.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok