Cendekiawan Asing Puji Tiongkok sebagai Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Global

2016-07-28 11:18:49

PEOPLE'S DAILY: Ekonomi dunia terus tumbuh dalam kondisi yang semakin kompleks dan tidak menentu pasca krisis moneter. Justru di latar belakang itulah ekonomi Tiongkok mengalami pertumbuhan sebesar 6,7 persen pada semester pertama tahun ini. Sementara itu, Tiongkok terus mendorong reformasi sisi penawaran. Para ahli dan ekonom beberapa negara berpendapat, walaupun laju pertumbuhan ekonomi Tiongkok telah melamban, namun prospeknya tidak berubah, ekonomi Tiongkok tetap merupakan salah satu motor penggerak utama bagi ekonom dunia.

Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi, laju pertumbuhan ekonomi dunia akan mencatat sebesar 3,1 persen dan 3,4 persen masing-masing untuk tahun ini dan tahun depan. Bank Dunia memprakirakan, laju pertumbuhan ekonomi AS, Jepang dan Eropa sepanjang tahun 2016 akan masing-masing tercatat 1,9 persen, 0,5 persen dan 1,6 persen, yakni lebih rendah daripada prediksi semula. Di antara kekuatan ekonomi New Emerging Market, hanya Tiongkok dan India yang masih memelihara laju pertumbuhan pesat. Ekonomi Rusia dan Brasil diperkirakan akan masing-masing menciut 1,2 persen dan 4 persen, yang sama-sama lebih tinggi daripada prediksi pada awal tahun ini.

Ekonom dari Bank Pembangunan Asia (ADB), Juzhong Zhuang berpendapat, menurunnya tingkat kelahiran dan menuanya populasi telah mengakibatkan menurunnya tingkat pertumbuhan populasi tenaga kerja, yang merupakan salah satu unsur struktural bagi melesunya ekonomi dunia.

Gian Maria Milesi-Ferretti dari IMF berpendapat, Tiongkok menghadapi masalah terlalu banyaknya produksi di banyak sektor dan oleh karena itu perlunya dilakukan transformasi struktural ekonomi demi distribusi ulang sumber daya. Untuk merampungkan misi berat tersebut, laju pertumbuhan ekonomi pasti akan melamban. Akan tetapi, Tiongkok tetaplah kekuatan pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi dunia.

Juzhong Zhong berpendapat, reformasi sisi penawaran Tiongkok akan membawa daya hidup yang kuat bagi perusahaan sehingga lebih inovatif dan berdaya saing, bahkan akan menciptakan iklim kondusif bagi inovasi ekonomi dan eskalasi industri domestik sehingga pola pertumbuhannya akan beralih menjadi pola pertumbuhan inovatif.

Ahli dari Rusia menyatakan, restrukturisasi akan secara efektif memperbaiki unsur ketidakseimbangan dalam struktur ekonomi. Langkah-langkah reformasi Tiongkok berlandaskan pada teori yang ilmiah dan sangat praktis. Ia menyatakan optimis terhadap hasil jangka panjang reformasi sisi penawaran Tiongkok. Sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, inovasi besar-besaran yang terjadi di Tiongkok akan membawa daya pendorong baru bagi pertumbuhan ekonomi dunia.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok