Seminar Internasional Hubungan Tiongkok-AS Digelar di Singapura

2019-10-31 10:01:17

Seminar internasional mengenai hubungan Tiongkok dan AS kemarin (30/10) diadakan di Singapura. Seminar diselenggarakan bersama oleh Pusat Pertukaran Ekonomi Internasional Tiongkok, Institut Brookings AS dan Universitas Negara Singapura. Para wakil kalangan politik dan bisnis dari Tiongkok, AS, negara-negara ASEAN, negara-negara Uni Eropa serta negara dan daerah lainnya mengadakan pembahasan atas pengaruh hubungan Tiongkok dan AS terhadap dunia. Para wakil berpendapat, hubungan Tiongkok dan AS yang berkoordinasi, bekerja sama dan berkembang secara stabil bermanfaat b agi dunia.

Penasihat Senior Kehormatan Singapura, Goh Chok Tong dalam pidatonya di depan upacara pembukaan menunjukkan, dunia akan mendapat manfaat apabila Tiongkok dan AS hidup berdamping secara damai, ketegangan hubungan dan konflik antara Tiongkok dan AS akan memungkinkan dunia menghadapi bencana. Ia berpendapat, semakin banyak negara, lembaga riset dan media mencoba menyampaikan suara moderat, menentang isolasionisme, menentang konflik, mereka berharap perselisihan antara Tiongkok dan AS dapat dikontrol secara layak.

Para peserta seminar pada umumnya berpendapat, adalah sangat penting hubungan kerja sama antara Tiongkok dan AS. Mantan Wakil Perdana Menteri Thailand selaku Menteri Luar Negeri, Surakiart Sathirathai menyatakan, berbagai pihak perlu berupaya untuk mengubah perselisihan menjadi kerja sama, mengatasi persaingan buruk serta saling merugikan dan saling tidak percaya, mendorong kerja sama, pihak Tiongkok sudah menyediakan model bagi kerja sama yang saling menguntungkan.

Mantan Menteri Perdagangan Indonesia, Mari Elka Pangestu menyatakan, Indonesia tidak mendapat status penting dalam rantai suplai dunia, namun pertikaian perdagangan antara Tiongkok dan AS akan mendampak Indonesia. Ia mengatakan, apabila ekonomi Tiongkok merosot 1%, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menurun 0,3%, Indonesia dan Tiongkok berada di atas satu rantai nilai. Yang lebih mengkhawatirkan ialah, pertikaian seperti itu sudah merusak sistem perdagangan bebas sekarang ini, hal itu timbul terutama karena pertikaian dalam lingkup luas yang dilancarkan oleh AS dengan alasan keamanan nasional dan dengan tarif masuk sebagai senjatanya, hal itu tak pernah terjadi sebelumnya, dan sulit dianggap legalisasi. Akan tetapi, cara tersebut berulang kali digunakan, sehingga membawa ketidakpastian kepada seluruh sistem perdagangan.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok