Wang Qishan Kunjungi Indonesia

2019-10-21 15:30:14

Wang Qishan Kunjungi Indonesia

Atas undangan pemerintah Indonesia, sebagai utusan khusus Presiden Xi Jinping, Wakil Presiden Tiongkok Wang Qishan menuju Jakarta untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengadakan kunjungan persahabatan di Indonesia, serta secara terpisah mengadakan pertemuan dengan Presiden Indonesia Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakil Presiden yang terpilih Ma' ruf Amin.

Dalam pertemuannya dengan Jokowi, Wang Qishan terlebih dulu menyampaikan ucapan selamat Presiden Xi Jinping atas terpilihnya kembali Presiden Jokowi sebagai Presiden Indonesia. Wang Qishan menyatakan, Tiongkok dan Indonesia adalah tetangga baik, teman baik dan mitra baik. Sebagai negara berkembang yang besar di Asia bahkan dunia, hubungan antara kedua negara jauh melebihi skala bilateral. Tiongkok menghargai Presiden Jokowi yang berupaya mendorong hubungan mitra strategis komprehensif Tiongkok-Indonesia, serta aktif mendukung dan berpartisipasi dalam sinergi antara inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan dengan strategi pembangunan Indonesia. Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung yang diperhatikan dan didukung pemimpin kedua negara berjalan dengan lancar dan telah menjadi teladan kerja sama antara kedua pihak di bidang infrastruktur. Dirinya yakin bahwa dalam waktu 5 tahun ke depan, Presiden Jokowi pasti akan terus memimpin Indonesia mencapai prestasi pembangunan yang lebih besar, dan hubungan antara kedua negara pasti akan naik ke level yang lebih tinggi.

Jokowi menyatakan terima kasihnya kepada Presiden Xi Jinping yang mengirimkan utusan khususnya untuk menghadiri upacara pelantikannya, hal ini sepenuhnya mencerminkan hubungan Indonesia-Tiongkok yang erat. Ia menyatakan selamat atas genap 70 tahun berdirinya RRT, mendoakan Tiongkok semoga semakin makmur dan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk memelihara perdamaian dan stabilitas internasional dan regional. Pemerintah Indonesia bersedia lebih lanjut memperkukuh hubungan mitra strategis komprehensif Indonesia-Tiongkok, mendorong sinergi gagasan Poros Maritim Dunia dengan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan, serta meningkatkan kerja sama koridor ekonomi regional dengan Tiongkok.

Dalam pembicaraan dengan Jusuf Kalla, Wang Qishan menyatakan, persahabatan tradisional Tiongkok dan Indonesia mempunyai sejarah yang lama. Pengembangan hubungan dan kerja sama antara kedua pihak mempunyai keunggulan geografis, sejarah dan kebudayaan, juga mempunyai kebutuhan nyata saling belajar dan saling menguntungkan. Ia berharap, setelah meletakkan jabatan, Wakil Presiden Jusuf Kalla dapat terus memainkan peranannya untuk terus mendukung perkembangan hubungan bersahabat antara Tiongkok dan Indonesia.

Kalla menilai tinggi prestasi besar yang dicapai Tiongkok sejak 70 tahun yang lalu dan kesempatan besar yang didatangkan pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan. Kalla menyatakan, pembangunan Tiongkok memberikan kontribusi penting bagi perkembangan seluruh Asia. Sejalan dengan pembangunan sejumlah proyek kerja sama pada beberapa tahun terakhir, hubungan antara kedua negara semakin erat, Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung telah menjadi simbol penting terus diperdalamnya kerja sama antara kedua negara di bidang ekonomi dan perdagangan, dirinya menyambut lebih banyak perusahaan Tiongkok untuk berdagang dan berinvestasi di Indonesia.

Dalam pertemuannya dengan Ma' ruf Amin, Wang Qishan menyampaikan ucapan selamat atas jabatan baru Ma'ruf sebagai Wakil Presiden. Wang Qishan menyatakan bahwa penitikberatan pembangunan dan peningkatan kehidupan rakyat oleh pemerintah Indonesia mencerminkan kecintaannya yang mendalam terhadap rakyat. Tiongkok dan Indonesia berpegang teguh pada konsep pembangunan yang damai. Hubungan mitra strategis komprehensif yang dipimpin pemimpin kedua negara beberapa tahun belakangan ini didorong secara menyeluruh. Pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan mendapat tanggapan positif pihak Indonesia, dan hubungan bilateral terus ditingkatkan. Tiongkok berkeyakinan penuh terhadap pendalaman kerja sama kedua negara.

Ma' ruf Amin menyatakan, Tiongkok adalah mitra srategis yang benar Indonesia. Tujuan pemerintah baru Indonesia adalah terwujudnya perkembangan dan kemakmuran Indonesia. Indonesia bersedia meningkatkan kerja sama di bidang investasi, perdagangan terutama di bidang pendidikan teknologi profesi, memperdalam pertukaran personel dan kebudayaan supaya mendorong hubungan bilateral mencapai perkembangan lebih besar.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok