Perusahaan Tiongkok Optimis Terhadap Prospek Diversifikasi Ekonomi Brunei

2019-07-08 10:55:09

Menghadapi kondisi ekonomi Brunei yang sangat bergantung pada ekspor minyak dan gas, berbagai perusahaan modal Tiongkok di Brunei menyatakan optimis terhadap prospek strategi diversifikasi ekonomi yang dipromosikan pemerintah Brunei, dan akan terus mendorong perkembangan bisnis di negara itu.

Ketua Asosiasi Perusahaan Modal Tiongkok di Brunei, selaku Gubernur Bank of China Cabang Brunei Wang Xiaolin dalam wawancaranya mengakui bahwa Brunei yang memiliki populasi sekitar 440 ribu orang dan memiliki struktur ekonomi yang relatif sederhana sangat mengandalkan industri minyak dan gas, dan skala pasar dalam negerinya relatif kecil. “Akan tetapi Brunei memiliki elastisitas ekonomi yang besar, dengan latar belakang pemerintah yang dengan sekuat tenaga mendorong strategi diversifikasi ekonomi dan menarik modal asing, sehingga keberkelanjutan dan kestabilan ekonomi meningkat secara nyata.” Demikian dikatakan Wang Xiaolin.

“Sejak tahun 2016, berbagai perusahaan Tiongkok seperti Bank of China mulai memasuki pasar Brunei, sementara itu, perusahaan modal Tiongkok lama seperti HUAWEI dan Tong Ren Tang terus berbisnis secara mantap di Brunei. Hal ini menandakan bahwa perusahaan modal Tiongkok optimis terhadap prospek ekonomi Brunei, dan bersedia berbisnis di pasar ini. ”

Wang Xiaolin menyebutkan, Proyek kerja sama 2 negara, proyek Pemurnian Komprehensif Petrokimia Hengyi di Pulau Muara Besar, adalah proyek penanaman modal terbesar Tiongkok terhadap Brunei, ia juga mengatakan bahwa proyek ini akan membantu peningkatan industri Brunei, mengurangi tingkat ketergantungan ekonomi negara Brunei terhadap ekspor minyak dan gas, serta mendorong lebih lanjut kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Dikabarkan, modal investasi proyek untuk tahap pertama adalah sekitar 3,45 miliyar dolar AS, kemampuan untuk memproses minyak mentah mencapai 8 juta ton per tahun. Dewasa ini, proyek ini telah memasuki tahap penempatan dan ujicoba. Setelah dioperasikan secara resmi, diprakirakan untuk tahun pertama Produk Domestik Bruto Brunei akan naik sebesar 1,33 miliyar dolar AS dan menciptakan 1600 lebih lapangan pekerjaan.

Penanggungjawab HUAWEI Brunei, Zhang Jianwei menyatakan, HUAWEI telah membangun jaringan 3G pertama, jaringan 4G pertama serta jaringan Fiber to the Home (FTTH) yang pertama bagi masyarakat Brunei. “Kami berharap dapat membantu operator Brunei memperbaiki kualitas internet, mendorong pembangunan jaringan 5G, menciptakan kota cerdas Brunei, serta menyediakan jasa intrenet telekomunikasi yang lebih cepat dan lebih unggul bagi rakyat Brunei. ”


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok