Dubes Tiongkok : “Jakarta Channel: Membela Multilateralisme”

2019-06-18 10:17:59

Baru-baru ini Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN Huang Xilian masing-masing memuat artikel yang berjudul “Jakarta Channel: Membela Multilateralisme” di harian Kompas dan The Jakarta Post. Artikel itu memaparkan apa artinya Jakarta Channel dan semangat multilateralisme platform kerja sama Asia Timur, dan juga mengkritik tindakan bullying unilaterisme dan proteksionisme yang dijalanakn AS.

Dalam artikel itu, Dubes Huang Xilian mengatakan, Anggota Dewan Negara Tiongkok yang juga Menteri Luar Negeri Wang Yi secara resmi mengusulkan konsep “Jakarta Channel” ketika ia bertemu dengan Komite Perwakilan Tetap ASEAN dan Sekretariat ASEAN di Beijing. Dia sepenuhnya menegaskan peran konsep tersebut dan mengharapkannya memainkan peran yang lebih besar dalam membantu meningkatkan hubungan Tiongkok-ASEAN. Sejak itu, ungkapan Jakarta Channel secara bertahap menjadi populer di lingkaran diplomatik Jakarta dan telah menjadi kata panas baru di platform kerja sama Asia Timur.

Apa itu Jakarta Channel? Apa yang sedang dikerjakan dengan konsep tersebut? Terkait pernyataan ini, Dubes Huang Xilian mengatakan,bukan kebetulan bahwa Jakarta Channel berasal dari kerja sama Tiongkok-ASEAN. Sejak berdirinya hubungan dialog pada 1991, Tiongkok dan ASEAN bersama-sama menciptakan sejumlah “pengalaman pertama”. Tiongkok pertama kali bergabung dengan “Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia” (TAC), yang pertama jelas mendukung posisi sentral ASEAN dalam kerja sama regional, yang pertama membangun kemitraan strategis dengan ASEAN, yang pertama membentuk zona perdagangan bebas dengan ASEAN dan menjalin hormat antara kedua pihak. Contoh kerja sama, saling menguntungkan dan pemeliharaan bersama multilateralisme telah memainkan peran utama dalam pengembangan ASEAN dan kemitraan dialog.

Atas dasar ini, kedua belah pihak menyelesaikan “Visi Kemitraan Strategis Tiongkok-ASEAN 2030” melalui konsultasi Jakarta Channel tahun lalu, menjadikan Tiongkok sebagai mitra dialog pertama yang mengembangkan visi untuk pengembangan hubungan jangka menengah dan panjang dengan ASEAN, dan sekali lagi di Asia Timur. Itu memainkan peran model.

Definisi Jakarta Channel adalah platform kerja sama multilateral Asia Timur yang berbasis di Jakarta, di mana Sekretariat ASEAN berada, dengan mekanisme yang berbasis di ASEAN serta berbagai kemitraan dialog. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan meningkatnya aktivitas Jakarta Channel dan meningkatnya peran dalam urusan regional, semua pihak telah meningkatkan penekanan mereka pada saluran ini, terus memperluas ukuran misi ASEAN, meningkatkan input sumber daya, pengalokasian tenaga kerja, memperbanyak program kerja sama Asia Timur dan berkontribusi pada stabilitas dan pembangunan regional.

Terkait semangat multilateral apa yang dikejar oleh Jakarta Channel? Dubes Huang Xilian menjelaskan, Jakarta Channel menjunjung tinggi multilateralisme dengan karakteristik Asia Timur dan mengejar beberapa prinsip yang dibentuk oleh negara-negara dalam pertukaran jangka panjang, termasuk status Pusat ASEAN, perlakuan yang sama, konsensus, pembelajaran bersama dan saling menguntungkan. Prinsip-prinsip ini berasal dari budaya tradisional dan nilai-nilai bersama yang saling menghormati, mencari titik temu sambil menyimpan perbedaan, keterbukaan, toleransi, dan bantuan timbal balik, dan sepenuhnya mewujudkan semangat multilateralisme dalam kerja sama regional Asia Timur.

Dubes Huang menegaskan, dunia saat ini berada di persimpangan yang penting, dan ke mana kita harus pergi, tergantung pada upaya dan kegigihan kita. Pada saat seperti ini, Jakarta Channel terikat tugas dan harus memainkan peran dan menunjukan tanggung jawab yang lebih besar. Mari kita bekerja bersama untuk terus membela multilateralisme, untuk mempertahankan visi indah kawasan kita.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok