Mahathir: Malaysia Akan Sedapat Mungkin Gunakan Huawei

2019-06-04 12:14:27

 “AS tak mungkin memimpin di bidang teknologi selama-lamanya dan dunia harus menerima Tiongkok sebagai negara iptek terkuat”, ”Malaysia akan sedapat mungkin menggunakan teknologi Huawei”. Demikian kata Perdana Menteri Malaysia Mahathir Bin Mohamad dalam pidatonya di depan rapat pertukaran internasional Masa Depan Asia ke-25 yang diadakan di Jepang pada tanggal 30 bulan lalu. Kantor Bloomberg AS mengatakan, Mahathir memuji Huawei dan meremehkan tindakan AS untuk membendung Huawei di seluruh dunia. Pernyataan terbuka Mahathir itu lebih lanjut menunjukkan bahwa percobaan AS untuk memperjuangkan sekutunya memboikot Huawei itu tengah mengalami kegagalan.

Rapat pertukaran internasional Masa Depan Asia diselenggarakan oleh Kantor Nihon Keizai Shimbun Jepang. Pada tanggal 30 Mei lalu Nihon Keizai Shimbun mengatakan, rapat tersebut digelar di bawah latar belakang ketegangan perdagangan Tiongkok-AS yang sedang disorot dunia dan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan Tiongkok.

Di masa lampau AS memiliki kemampuan penelitian dan pengembangan yang amat kuat, tapi mereka harus menerima kenyataan bahwa negara Timur juga memiliki kemampuan tersebut. Ketika menyinggung mengenai serangan pemerintah AS terhadap Huawei, Mahathir mengatakan, AS ingin memimpin selama-lamanya, jika tidak, ia akan mengenakan hukuman dan mengirim kapal perang ke negara tersebut. Hal Ini bukan persaingan melainkan ancaman, dan bukanlah cara yang layak. Ia mengatakan pula bahwa dirinya tahu bahwa perusahaan Huawei kini telah melampaui jauh AS di bidang teknologi, Malaysia berharap untuk sedapat mungkin menggunakan teknologi Huawei, karena kekuatan penelitian ilmiah Huawei jauh melampaui kemampuan penelitian keseluruhan Malaysia. Mengenai pernyataan AS bahwa penggunaan produk Huawei mungkin akan mendatangkan ancaman keamanan terhadap negaranya, Mahathir mengatakan, mengapa Huawei harus mengawasi Malaysia? Malaysia bagaikan sejilid buku yang terbuka dan tidak ada hal yang perlu ditutup-tutupi.

Harian The Straits Times dan Harian Lianhe Zhaobao Singapura  memberitakan, Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Keuangan Singapura dalam pidatonya di depan rapat Masa Depan Asia menasehati Washington untuk menerima kenyataan bahwa Tiongkok telah menjadi salah satu anggota penting dunia, mengekang Tiongkok hanya akan mendatangkan konsekuensi yang lebih buruk. Berbagai negara Asia bahkan mayoritas negara di dunia tidak ingin memihak kepada siapapun dalam pergesekan perdagangan Tiongkok-AS, dan pihaknya berharap untuk dapat mengadakan perdagangan yang terbuka, mengadakan pertukaran iptek serta mengadakan investasi di negara manapun di dunia atau menerima investasi dari negara manapun.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok