Terowongan Walini Rampung, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai Kemajuan yang Signifikan

2019-05-15 11:09:54

Upacara perampungan Terowongan Walini dalam proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Indonesia diadakan di kawasan Perkebunan Maswati, Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Setelah proses pembangunan selama 12 bulan, akhirnya terowongan Walini berhasil dirampungkan dan menjadi terowongan kereta cepat pertama yang berhasil dihubungkan di Indonesia bahkan seluruh Asia Tenggara.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-Tiongkok Chandra Dwiputra dalam kata sambutannya menyatakan, terhubungnya terowongan Walini menunjukkan kepada rakyat Indonesia bahwa memiliki kereta cepat bukanlah sebuah impian. Terowongan ini juga akan terus ,menyemangati para tenaga kerja untuk berupaya lebih lanjut dalam menyelesaikan pembangunan proyek kereeta cepat secara aman dan efesien.

Chandra mengatakan: “Terhitung hingga kini, pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung sudah diselesaikan 17,38 persen. Diprakirakan, 59 persen proyek akan diselesaikan pada akhir tahun ini. Selanjutnya, kami akan menyelesaikan terowongan nomor 4. Terowongan lainnya juga akan dihubungkan semuanya pada tahun depan. Pada triwulan pertama tahun ini, jumlah tenaga kerja dalam proyek ini telah mencapai 6000 orang. Kami juga berencana untuk merekrut tenaga kerja baru untuk menyelesaikan target 59 persen tersebut. ”

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang menurutnya sangat luar biasa cepat ini. Gubernur ini berharap di akhir tahun 2019, konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dapat mencapai progres yang lebih mendekati target, sehingga target di tahun 2021, yaitu beroperasinya Kereta Cepat dapat tercapai.

Ridwan berharap, model percepatan transportasi ini bisa menjadi penghubung di daerah strategis lain yang cepat pertumbuhan industrinya. Rencananya, setelah mencapai Bandung, kereta cepat akan mencapai Bandara Kertajati melalui Sumedang, kata Emil.

Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung mencapai 59 persen pada akhir tahun 2019. Menurutnya, kemajuan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung saat ini sudah mencapai 17,5 persen.

"Sebelum akhir tahun 2019, pembangunan sudah dapat mencapai 59 persen. Makanya kalau sekarang 17,5 persen, tujuh bulan lagi kami bisa targetkan sampai 59 persen karena kami harapkan sudah tidak ada kendala yang signifikan," katanya.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok