Kepala Negara Laos Kunjungi Desa Tiongkok

2019-05-01 10:40:27

XINHUA: Desa Xiaqi, sebuah desa nelayan di Propinsi Fujian, Tiongkok yang pernah diperhatikan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping, baru-baru ini menyambut kedatangan tamu agung yang dari jauh. Tanggal 29 April yang lalu, Sekretaris Jenderal Komite Senteral Partai Revolusi Rakyat Laos, selaku Kepala Negara, Bounnhang Vorachit khusus menuju Desa Xiaqi, kecamatan Xiabaishi, kota Ningde, Propinsi Fujian untuk melakukan inspeksi selama kunjungan kenegaraannya di Tiongkok atas undangan Presiden Xi Jinping.

Selama kunjungan di Tiongkok pada bulan Juni yang lalu, Bounnhang Vorachit secara khusus menginspeksi Desa Shibadong, Propinsi Hunan yang terletak di daerah pegunungan dengan menelusuri jejak Presiden Xi pada beberapa tahun yang lalu. Tak sampai 1 tahun, Bounnhang sekali lagi berkunjung ke Tiongkok, juga memilih tempat yang pernah dikunjungi oleh Presiden Xi, dengan tujuan mempelajari pengalaman Tiongkok di bidang pengentasan kemiskinan secara bertarget.

Desa Xiaqi adalah tempat penginapan keluarga sampan nelayan dengan area paling luas di Fujian bagian timur. Hidup di daratan adalah impian bagi nelayan keluarga sampan.

Terhitung sampai tahun 1999, Desa Xiaqi telah menanam modal senilai 7 juta yuan RMB untuk membangun 6 tempat permukiman nelayan, dengan jumlah gedung sebanyak 339, dan 2.310 orang yang berasal dari 511 keluarga. Beberapa tahun yang lalu, nelayan gelombang terakhir dari 120 keluarga mulai tinggal di daratan. Sejak dibukanya Kongres ke-18 Partai Komunis Tiongkok (PKT), desa Xiaqi berupaya mengembangkan perikanan seta perdagangan dan usaha jasa, kini pendapatan murni per kapita rata-rata mencapai 20 ribu yuan dari pada tak sampai ribuan yuan sebelum dilakukan perpindahan rumah.

Bounnhang mengatakan, “hari ini saya datang ke Desa Xiaqi dan menyaksikan perubahan baru di desa ini, kehidupan rakyat setempat sangat menggembirakan. Pengalaman sukses pengentasan kemiskinan Tiongkok patut dihargai, saya akan perkenalkan kepada Laos. ”

Sebagai negara paling tidak maju di dunia, Laos menetapkan target pengentasan kemiskinan pada tahun 2020, jadwal ini sama dengan proses pembentukan masyarakat cukup sejahtera Tiongkok.

Selama mengunjungi Laos pada November 2017, Presiden Xi Jinping pernah mengatakan kepada Bounnhang, bahwa pertanian dapat menjadi bidang titik berat kerja sama antara kedua pihak, Tiongkok dapat membantu Laos untuk mengembangkan keunggulan sumber alam, dan membantu lebih banyak orang terlepas dari kemiskinan.

Selama satu tahun, Bounnhang selalu memperhatikan proses pengentasan kemiskinan, dia memuji hasil yang dicapai dalam reformasi Tiongkok dengan pimpinan Komite Sentral PKT. Dia menyatakan :”Presiden Xi adalah sahabat akrab bagi partai, pemerintah dan rakyat Laos.”

Dua kali perjalanan Bounnhang ke desa Tiongkok, telah mencerminkan tekad yang sama dan hubungan yang bersahabat antara dua partai dan dua negara dalam perjalanan pembangunan sosialisme berkarakteristik masing-masing.

Dalam wawancaranya seusai inspeksi, Bounnhang mengatakan: “Laos dan Tiongkok adalah tetangga rukun, sahabat akrab, rekan bagus dan mitra baik.” “Laos berkeinginan keras untuk berkembang, agar rakyat terlepas dari kemiskinan. Pertukaran pengalaman antara kedua partai dan negara di bidang pembenahan negara adalah hal yang sangat berarti .”


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok