PM Thailand Nyatakan Puas Bagi Hasil Forum BRF

2019-04-29 11:23:12

Seusai menghadiri Forum Puncak Kerja Sama Internasional Satu Sabuk Satu Jalan (BRF) ke-2 di Beijing, Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha mengatakan kepada pers bahwa dia menyatakan puas bagi hasil yang dicapai BRF. Dia mengatakan, Konferensi Meja Bundar mengeluarkan komunike bersama, para peserta mencapai kesepahaman, akan bersama mendorong konektivitas antar negara yang dilintasi Sabuk dan Jalan, dan mendorong perkembangan berkelanjutan.

Prayut mengatakan, komunike bersama berdasarkan kerangka kerja sama internasional Sabuk dan Jalan meliputi lima sektor, pertama, konektivitas kebijakan termasuk kebijakan internasional dan global, misalnya perdagangan, investasi, tarif, ekonomi digital dan kerja sama maritim. Kedua, konektivitas fasilitas, terutama pembangunan infrasturktu bermutu tinggi dan ramah lingkungan. Ketiga, mendorong perkembangan berkelanjutan, berupaya mendorong penggunaan energi bersih. Keempat, menekankan kerja sama terutama kerja sama di bidang zona khusus ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kelima, memperluas pertukaran pendidikan dan kebudayaan.

Menyinggung pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, Perdana Menteri Li Keqiang dan Wakil Perdana Menteri Han Zheng, Prayut mengatakan, kedua pihak berjanji akan terus meningkatkan pertukaran dan kerja sama di berbagai lapisan, terutama di bidang ekonomi digital dan pembaruan iptek, mendorong kerja sama dengan Tiongkok dan Jepang yang siap menjadikan Thailand sebagai pasar ketiga, mendorong konektivitas antara Rencana Pembangunan Negara 4.0 Thailand dan Satu Sabuk Satu Jalan. Prayut mengatakan, Thailand dan Tiongkok menyatakan puas bagi hubungan bilateral dan kerja sama dalam waktu lima tahun lalu, baik proyek kereta api, proyek koridor ekonomi di bagian Timur Thailand maupun proyek kerja sama lainnya,. Prayut berjanji akan memberikan perlakuan terbaik kepada investor Tiongkok. Kedua pihak akan berupaya mewujudkan volume perdagangan bilateral menerobos 140 milyar dolar AS pada tahun 2021.

Beberapa media utama Thailand, antara lain, stasiun TV dan media sosial melaporkan BRF kali ini. Mereka membantah argumentasi negatif negara Barat tentang Sabuk dan Jalan, seperti Perangkap Hutang, polusi lingkungan dan korupsi, dan memberikan penjelasan dengan mengutip isi pidato Presiden Xi Jinping.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok