Mahathir Umumkan Pemulihan Proyek Bandar Malaysia

2019-04-25 11:06:43

Forum Tingkat Tinggi Kerja Sama Internasional Satu Sabuk Satu Jalan ke-2 akan dibuka di Beijing dari tanggal 25 hingga 27 April, dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Bin Mohamad akan menghadiri forum kali ini. Dalam sebuah jumpa pers baru-baru ini, Mahathir mengumumkan pemulihan proyek Bandar Malaysia. Ia menyatakan bahwa proyek Bandar Malaysia akan memberikan sumbangan penting bagi Malaysia yang ingin berpartisipasi dalam inisiatif Sabuk dan Jalan.

Bandar Malaysia terletak di pusat kota Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia dengan luas sekitar 197 hektar. Berdasarkan rancangan pemerintah Malaysia sebelumnya, setelah dirampungkan pembangunannya, Bandar Malaysia akan menjadi pusat lalu lintas yang paling penting di Kuala Lumpur dan menjadi pusat ekonomi internasional yang memadukan keuangan, perdagangan, kebudayaan, pariwisata dan hunian elit.

Akademisi masalah Asia Tenggara Balai Riset Hubungan Internasional Modern Tiongkok Song Yinghui berpendapat, proyek Bandar Malaysia memiliki skala ekonomi yang sangat besar dan dapat memainkan peranan pendorong bagi percepatan indeks ekonomi Malaysia. Dilihat dari jangka panjang, proyek Bandar Malaysia dapat mendatangkan keuntungan ekonomi dan sosial kepada Malaysia. Ini merupakan salah satu sebab penting pemerintah Mahathir memulihkan proyek tersebut.

Dalam wawancaranya dengan wartawan Tiongkok baru-baru ini Mahathir menyatakan, negara-negara Asia Tenggara adalah partisipan penting inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan. Pembangunan Sabuk dan Jalan akan mendorong kemakmuran dan pembangunan negara-negara Asia Tenggara.

Song Yonghui berpendapat, negara-negara ASEAN terletak di daerah persimpangan Satu Sabuk dan Satu Jalan dan juga merupakan mitra kerja sama penting inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan. Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan menekankan berkonsultasi bersama, membangun bersama dan memanfaatkan bersama, bukan hanya menekankan nilai universal dan mengejar pengoptimalan kepentingan sendiri. Hal ini justru menjadi hal yang lebih diperhatikan oleh negara-negara Asia Tenggara termasuk Malaysia. Prinsip kesetaraan kerja sama negara besar maupun kecil, kuat maupun lemah inisiatif Sabuk dan Jalan telah diterima oleh negara-negara ASEAN termasuk Malaysia.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok