Institut Konfusius Menjadi Jembatan Kerja Sama Persahabatan Tiongkok-Indonesia

2019-04-08 12:11:15

Persiapan tahap final Perlombaan Bahasa Mandarin Mahasiswa Internasional 'Chinese Bridge' ke-18 wilayah Jawa Timur dilakukan oleh para guru Tiongkok di Pusat Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang pada hari Minggu kemarin (7/4).

Meskipun hari Minggu, namun para guru Tiongkok tersebut dan  para guru Tiongkok dari Pusat Bahasa Mandarin Universitas Al Azhar bersama-sama lembur untuk mempersiapkan perlombaan final nasional Indonesia pada akhir bulan ini di Jakarta.

Selain pekerjaan rutin di hari kerja, mereka juga menggunakan waktu luang akhir pekan mereka untuk mengadakan beraneka ragam acara pertukaran kebudayaan, dan ini telah menjadi 'keseharian' para guru Tiongkok di berbagai Institut Konfusius untuk Indonesia. Berkat upaya mereka dan kerja sama dari pihak kerja sama Tiongkok dengan Indonesia, Institut Konfusius (disebut sebagai Pusat Bahasa Mandarin di dalam Universitas) telah menjadi tempat naungan para siswa dan rakyat Indonesia untuk mempelajari bahasa Mandarin dan mengenal budaya Tionghoa, serta menjadi platform pertukaran kebudayaan serta jembatan kerja sama bagi persahabatan Tiongkok-Indonesia, sehingga disambut oleh masyarakat dan diakui oleh pemerintah Indonesia.

Pada bulan November tahun 2010, Pusat Bahasa Mandarin Universitas Al Azhar di Jakarta telah diresmikan; kemudian Pusat Bahasa Mandarin satu persatu dibentuk di Universitas Kristen Maranatha Bandung, Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Negeri Malang, Universitas Surabaya dan Universitas Tanjungpura Pontianak. Pada bulan lalu, Pusat Bahasa Mandarin ke-7 di Indonesia dibentuk di Universitas Sebelas Maret Solo.

Menurut informasi kepala Institut Konfusius pihak Tiongkok di Universitas Al Azhar, selain melaksanakan pengajaran bahasa Mandarin, pembinaan guru Bahasa Mandarin, ujian bahasa Mandarin dan kualifikasi guru Bahasa Mandarin, mereka juga menyediakan konsultasi informasi mengenai pendidikan, kebudayaan, ekonomi dan sosial Tiongkok, serta mengadakan studi Tiongkok kontemporer dan program-program lainnya. Setiap Pusat Bahasa Mandarin mempunyai ciri khas regional, dan berupaya menciptakan inovasi.

Selain itu, Institut Konfusius juga melaksanakan program 'memasuki Sekolah Menengah'; mengadakan forum internasional berkaitan dengan inisiatif 'Satu Sabuk Satu Jalan' yaitu 'Bahasa Mandarin+'; dan mengadakan 'Pekan Film Indonesia-Tiongkok' dan lain sebagainya.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok