Wakil Presiden Bank Kasikorn Thailand: Sidang MPPR dan KRN Tiongkok Sampaikan Sinyal Reformasi Yang Lebih Terbuka

2019-03-07 11:27:21

Sidang Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat (MPPR) dan sidang Kongres Rakyat Nasional (KRN) Tiongkok sedang berlangsung, para tokoh kalangan moneter di luar negeri menaruh perhatian atas arah perkembangan baru yang diungkapkan dalam sidang MPPR dan sidang KRN.

Wakil Presiden Bank Kasikorn, Thailand, Wichai Kinchong Choi menyatakan, dia sedang menaruh perhatian terhadap pelaksanaan lebih lanjut kebijakan “moneter terbuka” dan “sabuk dan jalan” yang dibahas dalam sidang MPPR dan sidang KRN Tiongkok. Dia berpendapat, Tiongkok akan mendorong lebih lanjut proses reformasi dan keterbukaan ke arah yang lebih terbuka dan lebih transparan.

Dalam laporan pekerjaan pemerintah yang disampaikan pada Selasa (5/3) lalu, Perdana Menteri Li Keqiang menyatakan akan mendorong kuat reformasi dan keterbukaan, menciptakan lingkungan bisnis berdasarkan tata hukum, internasionalisasi dan fasilitas. Wakil Presiden Bank Kasikorn, Thailand, Wichai Kinchong Choi sudah lama menangani bisnis pasar Tiongkok, dia mengatakan, investasi pengusaha asing di Tiongkok tampak meningkat, yang merupakan bukti langsung perbaikan lingkungan bisnis Tiongkok.

“Sebagian orang meragukan bahwa iklim investasi di Tiongkok sekarang tidak sebaik dari pada sebelumnya, namun pada kenyataannya jumlah investasi langsung di Tiongkok pada tahun lalu malah bertambah. Kalau menurunnya investasi langsung pengusaha asing di seluruh negeri pada tahun lalu, maka jumlah korporasi yang menanam modal di Tiongkok malah bertambah, dari sudut tertentu telah menjelaskan bahwa iklim investasi Tiongkok adalah baik,” ujar Wichai Kinchong Choi.

Menurut data Kementerian Perdagangan Tiongkok, pada tahun 2018, investasi langsung transnasional di seluruh dunia menurun 19% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya, tiga tahun menurun berturut-turut. Namun, investasi asing yang digunakan Tiongkok pada tahun lalu mencapai US$ 134,9 miliar, naik 3% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya.

Pada tahun lalu, proporsi penggunaan investasi oleh industri manufaktur Tiongkok meningkat sampai 30,6% dengan mengoptimalkan struktur modal asing, sementara penggunaan modal asing oleh industri manufaktur teknologi tinggi melampaui 35%, proyek-proyek Tesla dan BMW mencapai kemajuan positif.

Wichai Kinchong Choi menyatakan, investasi perusahaan Tiongkok di luar negeri merupakan dukungan bagi ekonomi dunia. Ditinjau dari sudut setempat, mereka memerlukan modal untuk mendorong perkembangan ekonomi. Dia menyatakan yakin bahwa bisnis Tiongkok di luar negeri ke depan akan terus mendorong perkembangan ekonomi dunia.

Di Thailand, perusahaan Tiongkok ambil bagian dalam pembangunan bandar internasional Bangkok dan sejumlah pelabuhan yang penting, termasuk investasi dari Hua Wei, Alibaba dan Jingdong.

Laporan pekerjaan pemerintah Tiongkok menunjukkan, di bidang pembangunan “sabuk dan jalan”, Tiongkok pada tahun ini akan mempertahankan konsultasi bersama, pembangunan bersama dan pembagian bersama, menuruti prinsip pasar dan peraturan berlaku internasional, mendorong interkoneksi infrastruktur, meningkatkan kerja sama kapasitas produksi internasional, memperluas kerja sama pasar pihak ketiga. Wichai Kinchong Choi berpendapat, pembangunan “sabuk dan jalan” membawa perubahan nyata bagi Thailand, dari kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi sampai pada pertukaran kebudayaan, berbagai kalangan Thailand juga berharap dapat meningkatkan lebih lanjut kerja sama antara kedua pihak.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok