Korban Meninggal Akibat Tsunami Selat Sunda Capai 429

2018-12-26 11:50:27

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia kemarin (25/12) mengatakan, tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu malam sudah mengakibatkan 429 orang meninggal, lebih dari 16 ribu orang lainnya dievakuasi.

Juru bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers mengatakan, terhitung sampai kemarin pukul 13 waktu setempat, tsunami sudah mengakibatkan 429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16 ribu orang dievakuasi. Sementara itu, sejumlah 882 rumah, 73 hotel dan 60 restoran mengalami kerusakan berat, 434 kapal hancur.

Sutopo menyatakan, kelemahan sistem peringatan dini merupakan penyebab utama yang mengakibatkan sejumlah besar korban meninggal dan luka-luka. Pada saat terjadinya tsunami, para turis dan warga setempat tak sempat mengungsi. Kini, menemukan korban hidup dan mengangkut jenazah korban adalah pekerjaan prioritas.

Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia dalam pernyataannya kemarin mengatakan, pihaknya dengan cermat mengikuti laporan tentang saudara-saudara setanah air Taiwan yang mengalami kesulitan dalam bencana, dan pada waktu pertama menyatakan keprihatinan kepada Departemen Luar Negeri Indonesia, meminta pihaknya untuk berupaya menemukan dan menolong saudara-saudara Taiwan. Diberitakan, saudara-saudara Taiwan yang mengalami kesulitan sedang dirawat di rumah sakit setempat. Kedubes Tiongkok akan terus dan cepat menyediakan bantuan yang diperlukan.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok