Thailand Kembangkan Ekonomi Pariwisata dengan Pemberlakuan Visa Kedatangan Elektronik

2018-11-23 12:13:29

Direktur Jawatan Imigrasi Thailand hari Rabu (21/11) mengumumkan bahwa sistem aplikasi visa kedatangan elektronik telah diupload secara resmi, dan para turis dari 21 negara dan daerah termasuk Daratan Tiongkok dan daerah Taiwan dapat memohon visa kedatangan Thailand melalui internet. Sebelumnya, pada tanggal 15 November, Thailand mulai memberlakukan politik bebas ongkos visa kedatangan terhadap turis dari 21 negara dan daerah. Pejabat Jawatan Imigrasi Thailand mengatakan, politik bebas ongkos visa kedatangan itu tetap berlaku, dan ini berarti bahwa sebelum tanggal 13 Januari tahun depan, turis dari 21 negara dan daerah itu dapat secara gratis memperoleh visa kedatangan elektronik yang mudah dan cepat.

Sebelumnya, Thailand terus adalah destinasi favorit turis Tiongkok bahkan destinasi pertama bagi turis Tiongkok ke luar negeri. Jumlah turis Tiongkok ke Thailand selama beberapa tahun ini terus menanjak. Pada paro pertama tahun ini, jumlah turis Tiongkok ke Thailand naik 25 persen dibandingkan masa sama tahun lalu. Namun, sejak memasuki paro kedua tahun ini, terjadi peristiwa kapal tenggelam di Phuket pada bulan Juli dan peristiwa turis Tiongkok dipukul satpam di Bandara Bangkok sehingga antusiasme warga Tiongkok yang berkunjung ke Thailand anjlok. Pada triwulan ketiga tahun ini, jumlah turis Tiongkok ke Thailand menurun 9 persen dibandingkan masa sama tahun lalu.

Periset dari Kantor Riset Asia Selatan dan Asia Tenggara Institut Hubungan Internasional Modern Tiongkok Song Qingren berpendapat, Thailand berturut-turut mengambil langkah terkait tentang visa kedatangan berdasarkan situasi industri pariwisata dan ekonomi keseluruhnya dan merupakan semacam metode untuk mengembangkan industri pariwisata Thailand. Sebab langsungnya ialah jumlah turis ke Thailand pada triwulan ketiga tahun ini menurun dengan nyata.  Industri pariwisata sebagai industri sokoguru Thailand merupakan 20 persen dalam volume total ekonomi Thailand dan berdampak luas terhadap banyak sektor usaha. Menurunnya jumlah turis ke Thailand telah mengakibatkan berkurangnya pendapatan Thailand sehingga lembaga terkait kini telah menurunkan prakiraan terhadap indeks pertumbuhan ekonomi seluruh tahun Thailand. Pemilu Thailand semakin mendekat, pemerintah Thailand sewajarnya mempertimbangkan melalui perangsangan industri pariwisata pada triwulan ke-empat menaikkan data pertumbuhan ekonomi demi merampungkan target pertumbuhan ekonomi seluruh tahun.

Song Qinren mengatakan, meski politik baru itu belum lama diberlakukan, hasilnya sudah kelihatn. Jumlah turis asing yang diterima Thailand per tahun sekitar 20 hingga 40 juta orang, sedangkan turis dari Tiongkok 10 juta orang. Pemerintah Thailand sangat mementingkan turis Tiongkok. Di bandara Bangkok tidak saja ada tanda Bahasa Mandarin juga telah dibuka jalur khusus untuk turis Tiongkok. Boleh dikatakan, langkah-langkah yang diambil Thailand ditujukan kepada serangkaian negara dan daerah bertujuan untuk mengembangkan ekonomi pariwisatanya.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok