Presiden Filipina Temui Menlu Tiongkok

2018-10-30 10:07:35

Presiden Filipina Rodrigo Duterte kemarin (29/10) di kepresidenan di bagian selatan Davao menemui Anggota Dewan Negara Tiongkok selaku Menteri Luar Negeri, Wang Yi.

Wang Yi dalam pertemuan itu mengatakan, kunjungannya ke Filipina bertujuan untuk mempersiapkan kunjungan lapisan tinggi yang ditetapkan oleh kedua pihak. Selama dua tahun yang lalu, di bawah bimbingan kedua kepala negara, hubungan Tiongkok dengan Filipina mengalami perbaikan dan perkembangan, Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar bagi Filipina, kerja sama antara kedua negara memainkan peranan positif bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Filipina.

Wang Yi menyatakan, Filipina adalah pos utama di sepanjang Jalan Sutra Maritim dalam sejarah, dalam proses pembangunan bersama “satu sabuk satu jalan”, Tiongkok telah meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan dengan Filipina di berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Filipina, merealisasi perkembangan dan kemajuan bersama.

Sementara itu, Presiden Duterte menyatakan, Filipina mendukung sepenuhnya pembangunan “sabuk dan jalan”, bersedia bersama dengan pihak Tiongkok untuk mengadakan kerja sama di bidang terkait. Duterte mengatakan, kini hubungan antara kedua negara berkembang dengan sangat baik, terkecuali persengketaan atas Laut Tiongkok Selatan, namun dalam masalah itu, pihak Filipina dengan tegas berpendapat bahwa perdamaian merupakan satu-satunya pilihan yang tepat. Pihak Filipina bersedia terus bersama dengan pihak Tiongkok untuk memelihara perdamaian dan kestabilan Laut Tiongkok Selatan.

Mengenai hal itu, Wang Yi menyatakan, persengketaan antara Tiongkok dan Filipina mengenai Laut Tiongkok tidak seharusnya menjadi rintangan bagi perkembangan hubungan kedua negara. Dalam dua tahun yang lalu, kedua pihak telah menemukan cara tepat untuk mengendalikan layak perselisihan, menyimpulkan pengalaman yang bermanfaat. Pihak Tiongkok bersedia bersama dengan berbagai negara ASEAN, termasuk Filipina untuk mempercepat proses konsultasi “Patokan Aksi Kawasan Laut Tiongkok Selatan”, merealisasi perdamaian dan stabilitas kekal di Laut Tiongkok Selatan. Ia berharap, sebagai koordinator hubungan Tiongkok-ASEAN, Filipina dapat memainkan peranan positif untuk hal tersebut. Wang Yi mengatakan, kini situasi internasional penuh dengan berbagai ketidakpastian, tantangan terbesar adalah multilateralisme dan peraturan internasional terdampak. Sebagai negara-negara berkembang, Tiongkok dan Filipina perlu bersatu padu untuk memelihara proses multilateralisme serta peraturan dan tata tertib internasional, memelihara hak dan kepentingan negara-negara berkembang dan komunitas ekonomi baru.

Duterte menyatakan, Filipina bersedia meningkatkan kontak dan kerja sama dengan pihak Tiongkok dalam urusan internasional, memelihara sistem dan peraturan multilateralisme, memelihara kepentingan bersama negara-negara berkembang.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok