CIIE Akan Tingkatkan Kerja Sama RI-RRT-Wawancara Eksklusif dengan Menko Kemaritiman Indonesia

2018-10-29 10:46:18

“Ekspo Impor Internasional Tiongkok (CIIE) adalah sangat penting bagi Indonesia, dan akan meningkatkan lebih lanjut kerja sama Indonesia dan Tiongkok,” demikian tutur Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan saat diwawancarai oleh Kantor Berita Xinhua di Jakarta.

Luhut akan menghadiri CIIE yang akan digelar di kota Shanghai pada awal November selaku utusan khusus Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Luhu menyatakan, Tiongkok memiliki populasi dalam jumlah sangat besar, pasarnya sangat potensial. Penyelenggaraan ekspo impor di Shanghai akan memperlihatkan keyakinan diri Tiongkok.

Luhut menyebut bahwa Indonesia dan Tiongkok mempunyai sifat saling melengkapi. Tiongkok memiliki kebutuhan yang luas terhadap produk-produk perkebunan Indonesia, antara lain, kopi, minyak kelapa sawit, buah koko dan karet. Oleh karena itu CIIE akan meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Luhut secara terus terang mengaku bahwa Tiongkok adalah mitra perdagangan terbesar bagi Indonesia, akan tetapi, Indonesia mengalami defisit perdagangan yang cukup besar dengan Tiongkok. CIIE di Shanghai kali ini akan menyediakan platform bagi ekspor produk Indonesia ke pasar Tiongkok, dan akan menguntungkan bagi keseimbangan perdagangan kedua negara, khususnya perkembangan Indonesia sehingga akan mewujudkan kerja sama yang saling menguntungkan dan menang bersama.

Luhut memperkenalkan bahwa pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar pada CIIE, akan mengirim delegasi ukuran besar untuk mengikuti ekspo di Shanghai pada November. Perusahaan yang dilibatkan membidangi pariwisata, manufaktur dan pertanian. “Karena terbatasnya jumlah stan yang tersedia, maka Indonesia hanya akan disediakan stan pameran seluas 500 meter persegi, yang masih jauh dari cukup,” demikian ujar Luhut. Selain akan memperagakan komoditas bermutu tinggi, delegasi Indonesia masih akan mempromosikan peluang investasi di Indonesia di sela-sela berlangsungnya CIIE, guna menyerap modal dan teknologi dari Tiongkok.

Luhut menekankan, Indonesia menyambut inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan yang diajukan Tiongkok. Kedua negara mempunyai potensi sangat besar dalam kerja sama di bawah kerangka inisiatif tersebut. Indonesia masih memiliki potensi untuk digali dalam penyerapan investasi modal Tiongkok.

Luhut mengatakan, Tiongkok kini adalah salah satu sumber investasi terbesar bagi Indonesia, dan telah membawa teknologi maju ke Indonesia. Luhut menyebutkan bahwa kawasan industri Morowali yang dibangun bersama oleh perusahaan Tiongkok dan perusahaan Indonesia di Sulawesi Tengah telah meningkatkan nilai tambah produk pertambangan Indonesia, sehingga mendorong perkembangan industri nikel dan besi lokal, dan patut disebut sebagai contoh kerja sama yang saling menguntungkan dan menang bersama kedua negara.

Luhut menambahkan, pariwisata adalah salah satu industri pilar Indonesia. Indonesia tengah berusaha memperbaiki infrastruktur pariwisata, meningkatkan frekuensi dinas penerbangan langsung antara kedua negara serta menyediakan lebih banyak kamar hotel dan meningkatkan mutu layanan untuk menarik lebih banyak turis Tiongkok untuk berkunjung ke Indonesia.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok