UE Hidupkan Mekanisme Defensif Sipil, Tanggapi Gempa di Sulawesi Tengah

2018-10-04 10:52:55

Uni Eropa (UE) kemarin (3/10) meluncurkan mekanisme defensif sipil, guna menanggapi gempa bumi yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah yang telah mengakibatkan korban tewas dan cedera serta kerugian harta benda.

Menurut pengumuman Komisi UE kemarin, setelah mekanisme defensif sipil dihidupkan, Pusat Koordinasi Tanggapan Darurat Komisi UE (ERCC) bekerja siang malam, mengorganisir negara-negara yang berpartisipasi dalam mekanisme defensif sipil untuk menyediakan bantuan kepada daerah bencana gempa di Provinsi Sulawesi Tengah.

Mekanisme defensif sipil UE yang didirikan pada tahun 2001 bertujuan untuk mengkoordinasi negara-negara peserta untuk menangani bencana alam yang terjadi di Eropa dan daerah-daerah lainnya. Kini, sejumlah 34 negara yang berpartisipasi dalam mekanisme tersebut.

UE menyatakan, setelah terjadinya gempa yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah dan memicu tsunami, UE memutuskan untuk menghidupkan mekanisme defensif sipil atas permintaan pemerintah Indonesia, Belgia dan Denmark berjanji untuk menyediakan bantuan kepada daerah bencana, diperkirakan dalam beberapa hari selanjutnya bantuan itu akan bertambah.

Penanggung jawab Komisi UE mengatakan, melalui mekanisme defensif sipil, UE sedang siap untuk mengangkut barang kehidupan pokok kepada daerah bencana di Indonesia, menanggung bersama biaya pengangkutan barang pertolongan bencana.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok