Sulteng Minta Bantuan Kemanusiaan Darurat

2018-10-03 10:43:07

Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dilanda gempa bumi dan tsunami pada 28 September. Menurut statistik kantor urusan kemanusiaan PBB, bencana gempa dan tsunami di Sulteng total mengakibatkan sebanyak 191 ribu pengungsi, termasuk 46 ribu anak-anak dan 14 ribu orang lanjut usia. Mereka kini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan secara darurat.

Kini penduduk di daerah bencana membutuhkan banyak barang bantuan, termasuk air minum, bahan makanan, tenda, baju, selimut, obat-obatan dan fasilitas sanitasi. Rumah sakit lokal sudah penuh dengan pasien untuk dirawat.

Presiden Indonesia Joko Widodo kemarin (2/10) mengatakan, penanggulangan bencana akan menitikberatkan pada pencarian korban selamat, penampungan para pengungsi serta pemberian layanan medis dan pembangunan tempat pengungsian sementara.

Menurut laporan media setempat, oleh karena kekurangan barang bantuan, sejumlah korban selamat di kota Palu mencari air minum dan bahan makanan di toko-toko yang runtuh dalam bencana. Pihak kepolisian Indonesia menyatakan, seiring dengan pemasokan barang-barang bantuan ke lokasi bencana, pihaknya akan memperketat penegakan hukum untuk memperbaiki ketertiban setempat. Kini pihak kepolisian telah menangkap 45 tersangka perampok.

Polri mengatakan sudah mengirim ribuan polisi ke lokasi bencana untuk melancarkan penanggulangan bencana dan menjaga ketertiban sosial setempat.

Bandara di kota Palu kini terbuka terhadap pesawat militer dan semua dinas penerbangan untuk tujuan penanggulangan bencana. Sebuah kapal kargo dengan muatan 500 ribu ton barang bantuan sudah tiba di Palu. Beberapa unit excavator dan alat berat lainnya sudah dikerahkan ke lokasi bencana untuk melakukan penanggulangan bencana. Kini pemasokan bahan bakar minyak di Palu dan pusat kota Donggala sudah pulih normal.

Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia menyatakan, untuk membantu penanggulangan bencana Indonesia, Palang Merah Tiongkok akan menyediakan bantuan dana tunai sebesar 200 ribu dolar Amerika kepada Indonesia. Sebagian perusahaan modal Tiongkok di Indonesia telah mengirim barang bantuan seperti bahan makanan, air minum dan selimut ke daerah bencana. Mereka juga telah memberikan sumbangan dana kepada daerah bencana.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok