Jumlah Korban Jiwa Gempa dan Tsunami Sulteng Naik Sampai 1234 Orang

2018-10-03 10:28:55

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho Selasa kemarin (2/10) mengatakan, gempa bumi dahsyat dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah pada 28 September lalu telah mengakibatkan 1.234 orang tewas dan 99 orang lainnya hilang.

"Korban meninggal dunia disebabkan gempa terutama karena tertimpa reruntuhan bangunan dan tersapu tsunami," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat jumpa pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa. Sementara itu, sebanyak 799 orang mengalami luka berat. Hingga saat ini, sebanyak 6,19 juta penduduk telah dievakuasi ke tempat aman. Oleh karena BNPB masih belum menerima data informasi dari sejumlah daerah bencana, maka jumlah korban jiwa dan kerugian harta benda masih akan bertambah. Sekarang di daerah bencana sangat dibutuhkan barang bantuan seperti air minum, bahan makanan, tenda dan selimut serta obat-obatan dan tenaga medis. Provinsi Sulawesi Tengah sudah mengumumkan pemberlakuan keadaan darurat selama 14 hari.

Menurut laporan media Indonesia, sejumlah alat berat seperti excavator telah dikirim ke lokasi bencana. Pensuplaian bahan bakar minyak di kota Palu sudah dipulihkan. Listrik dan telekomunikasi masih dalam proses pemulihan. Sementara itu, barang bantuan dari masyarakat internasional sudah berturut-turut tiba di daerah bencana di Sulawesi Tengah.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok