Indonesia Lakukan Pertolongan Pasca Bencana Gempa dan Tsunami di Sulteng

2018-10-01 09:03:01

Indonesia Lakukan Pertolongan Pasca Bencana Gempa dan Tsunami di Sulteng

Gempa bumi dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa dan kerugian harta benda yang serius. Kini pemerintah Indonesia telah mengerahkan tim pertolongan dari seluruh negeri untuk memberikan bantuan dan pertolongan tepat pada waktunya kepada penduduk di daerah bencana.

Gempa bumi berkekuatan 7,4 pada skala Richer (SR) mengguncang Kabupaten Donggala, Sulteng pada hari Jumat lalu (28/9). Gempa bumi pada kedalaman 11 kilometer tersebut sempat menimbulkan tsunami setinggi 1,5 hingga 2 meter di pantai di sekitarnya. Terhitung hingga kemarin sore (30/9), gempa total mengakibatkan 832 orang tewas dan 540 orang cedera parah. Sementara itu, sebanyak 16,7 ribu pengungsi telah dievakuasi ke tempat yang aman.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sejumlah daerah bencana terputus hubungan kontak dengan luar karena matinya listrik dan telekomunikasi. Seiring dengan berlanjutnya aksi pencarian dan pertolongan, jumlah korban jiwa dan luka-luka dalam gempa dan tsunami kali ini akan terus meningkat. Wakil Presiden Jusuf Kala memprakirakan bahwa jumlah korban jiwa dalam bencana di Sulteng kemungkinan naik hingga ribuan orang.

Di kota Palu yang berjarak kira-kira 80 kilometer dari pusat gempa, tsunami menghantam daerah pantai sehingga ribuan rumah penduduk, rumah sakit, pusat belanja, hotel, jalan dan jembatan hancur Berantakan. Menara dan landasan pacu di bandar udara kota Palu juga mengalami kerusakan sehingga bandara tersebut harus ditutup untuk penerbangan komersial.

Sutopo menambahkan, kesulitan utama yang dihadapi dalam penanggulangan bencana adalah kekurangan alat berat dan barang bantuan lainnya. ia mengatakan, tim SAR gabungan kini tengah giat melakukan pencarian para korban selamat dan jenazah di bawah reruntuhan bangunan.

Menurut laporan media setempat, di kota Palu kurang lebih 50 penghuni hotel masih tertimbun reruntuhan bangunan hotel. Suara minta tolong dan tangisan dari para korban selamat terdengar di reruntuhan bangunan. Saat ini di kota Palu masih terdapat banyak tempat yang belum dilakukan pencarian, termasuk hotel dan toko yang jatuh dalam gempa bumi.

Akibat terputusnya jalan menuju daerah bencana, kini pemasokan barang bantuan, termasuk air minum, bahan makanan, tenda dan selimut kepada para pengungsi menghadapi banyak kesulitan. Sementara itu, akibat kelangkaan persediaan bahan bakar, kendaraan bermotor dan generator pembangkit listrik setempat tidak bisa digunakan secara normal. Kini TNI sudah mengirim beberapa pesawat kargo dan helikopter untuk menyalurkan barang bantuan ke daerah bencana.

Presiden Indonesia Joko Widodo kemarin sore sudah tiba di daerah bencana di kota Palu. Ia meminta tim penolong melakukan pertolongan siang dan malam. Kini PT PLN tengah giat memperbaiki fasilitas listrik setempat agar tenaga listrik dapat dipulihkan dalam waktu tiga hari.

Menanggapi gempa bumi dahsyat di Sulteng, pemerintah dan masyarakat Tiongkok sudah memberikan bantuan kepada Indonesia dalam berbagai bentuk. Perusahaan modal Tiongkok di Sulteng sudah mengirim personel ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan. Atas permintaan pemerintah Indonesia, perusahaan Tiongkok tersebut sudah siap untuk menyediakan bantuan lebih lanjut.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok