Forum Dialog Wadah Pemikir Tiongkok-ASEAN Digelar di Nanning

2018-09-19 10:22:43

Forum Dialog Wadah Pemikir Tiongkok-ASEAN Digelar di Nanning

Forum Dialog Strategis Wadah Pemikir Tiongkok-ASEAN digelar di kota Nanning pada hari Selasa kemarin (18/9). Forum dihadiri lebih dari 200 wakil dari wadah pemikir, perguruan tinggi, lembaga riset ilmu pengetahuan, pemerintah dan perusahaan.

Wakil Direktur Kantor Konselor di bawah Dewan Negara Tiongkok, Zhang Yantong dalam sambutannya mengatakan, kemitraan strategis Tiongkok-ASEAN adalah kekuatan stabilisator kawasan. Dewasa ini, ekonomi dunia masih melesu dan proteksionisme perdagangan terus meningkat. Di latar belakang itulah, Tiongkok dan ASEAN memiliki keinginan bersama untuk berkembang secara stabil. Hubungan kedua pihak mempunyai potensi sangat besar. Inovasi adalah “akselerator” bagi peningkatan kemitraan strategis Tiongkok-ASEAN. Melalui kerja sama inovatif, kedua pihak akan dapat merealisasi perkembangan bersama dan mewujudkan target saling melengkapi dengan keunggulan masing-masing dan menang bersama.

Wakil Sekjen Akademi Ilmu Sosial Tiongkok, Han Dachuan menyatakan, untuk mengembangkan kerja sama Tiongkok-ASEAN dan membangun bersama komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-ASEAN, wadah pemikir kedua pihak perlunya melakukan kerja sama sepenuhnya dan memberikan kecerdasannya sebagai penasihat pemerintah masing-masing negara serta berperan sebagai jembatan atau pita yang menghubungi antara pemerintah dan masyarakat. Akademi Ilmu Sosial Tiongkok akan berupaya bersama dengan wadah pemikir dari setiap negara dan daerah untuk memberikan kontribusinya dalam pelaksanaan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan.

Wakil Rektor Akademi Ilmu Sosial Laos, Amphayvanh Khansenqsivlay menyatakan, melalui perkembangan selama 15 tahun, hubungan kemitraan strategis Tiongkok-ASEAN semakin matang. Pembinaan komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-ASEAN akan meletakkan dasar yang kokoh bagi kerja sama bersahabat kedua pihak dalam jangka panjang, sekaligus akan menyediakan peluang bagi sinergi strategi kedua pihak. Ia mengatakan, Laos penuh harapan terhadap prospek Satu Sabuk Satu Jalan, dan akan terus meningkatkan kerja sama dengan negara-negara di sekitarnya.

Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Yang Jinhua menyatakan, revolusi iptek dan transformasi industri putaran baru kini terus berkembang. Ekonomi baru dengan digitalisasi sebagai simbolnya tengah membentuk konstelasi industri yang baru. Guangxi adalah jendela keterbukaan Tiongkok terhadap negara-negara ASEAN, dan saat ini telah memasuki periode baru untuk melaksanakan keterbukaan semua arah. Ke depannya Guangxi akan berperan sebagai pelopor dalam pembentukan komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-ASEAN.

Forum kali ini disponsori bersama oleh Akademi Ilmu Sosial Tiongkok, Kantor Konselor Dewan Negara Tiongkok dan pemerintah Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok