Sidang Ke-11 Komisi Pembimbing Kerja Sama Bilateral Tiongkok-Vietnam Digelar

2018-09-17 10:13:28


Sidang ke-11 Komisi Pembimbing Kerja Sama Bilateral Tiongkok-Vietnam kemarin (16/9) diadakan di Kota Ho Chi Minh. Sidang dipimpin bersama oleh Anggota Dewan Negara selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dan Wakil Perdana Menteri selaku Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Minh.

Wang Yi dalam sidang itu menyatakan, pada tahun pemimpin tertinggi kedua negara mengadakan kunjungan timbal balik historis, menyusun rancangan lapisan tinggi dan rencana strategis bagi kerja sama strategis keseluruhan antara kedua negara serta menunjukkan arah perkembangan hubungan kedua negara pada era baru. Selama satu tahun ini, hubungan kedua negara berkembang stabil, mekanisme dialog berlangsung lancar, kerja sama pragmatis mencapai sejumlah hasil, pertukaran masyarakat dan kerja sama antara provinsi di daerah perbatasan meningkat. Kedua negara perlu menerapkan lebih lanjut hasil penting yang dicapai kedua pemimpin tertinggi partai dan negara dalam kunjungan timbal balik, mengintensifkan bimbingan terharap berbagai badan dan daerah kedua negara, bersama-sama merancang kontak bilateral dan kerja sama di berbagai bidang, mendorong perkembangan lebih besar kerja sama strategis keseluruhan antara kedua negara.

Wang Yi mengemukakan empat usulan sebagai berikut, pertama mempertahankan strategi kontak lapisan tinggi, terus meningkatkan kesepahaman, memperdalam saling percaya, menetapkan arah tepat hubungan kedua negara. Kedua perlu mempertahankan struktur kerja sama yang saling menguntungkan dan menang bersama, dengan secepatnya mendorong kerja sama infrastruktur, pembangunan zone kerja sama ekonomi trans perbatasan dan kerja sama kapasitas produksi, menemukan jalan pikiran dan cara yang baru dalam kerja sama, mendorong perkembangan berkelanjutan kerja sama yang saling menguntungkan. Ketiga perlu mempertahankan dan memperkuat dasar keinginan rakyat di kedua negara, terus memperluas jalur, membuat hal-hal yang dapat meningkatkan saling pengertian dan perasaan antara rakyat kedua negara. Keempat perlu mengatasi kontradiksi dan perselisihan, mencegah terjadinya keadaan yang merugikan saling percaya politik antara kedua negara, bertolak dari titik jangka panjang untuk secara mantap mendorong kerja sama maritim, menjadikan kesepahaman yang dicapai oleh pemimpin tertinggi kedua negara mengenai pemeliharaan perdamaian dan kestabilan maritim sebagai tindakan nyata, menjadikan kepentingan strategis bersama sebagai daya penggerak untuk mendorong kerja sama pragmatis.

Sementara itu, Pham Binh Minh menyatakan setuju atas penilaian positif Wang Yi terhadap hubungan bilateral serta usulan dan konsepnya atas pekerjaan selanjutnya. Ia menyatakan, sejak sidang yang lalu, hubungan kedua negara pada umumnya memelihara momentum perkembangan yang positif, kontak antara lapisan tinggi kedua partai dan negara meningkat, hal itu memainkan peranan penting untuk memperkuat persahabatan tradisional, mengendalikan perselisihan dan menjamin hubungan kedua negara berkembang secara sehat dan mantap. Volume perdagangan bilateral telah menciptakan rekor dalam sejarah, kerja sama di berbagai bidang telah mencapai kemajuan nyata, pertukaran masyarakat dan kerja sama daerah terus meluas, masalah wilayah perbatasan pada umumnya dikendalikan secara efektif.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok