Massa Lapisan Bawah Myanmar Terpengaruh oleh Perang Dagang

2018-08-27 11:34:20

Kini pergesekan perdagangan antara Tiongkok-AS terus meningkat. Pada masa sekarang yang globalisasi berkembang cepat, hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS telah menjadi bagian penting dari rantaian pasokan global. Meskipun perang dagang yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat terutama melibatkan bagian produk ekspor Tiongkok dan Amerika Serikat, tapi perang dagang tidak hanya merugikan kepentingan produsen dan konsumen kedua negara, tetapi juga merugikan kepentingan kalangan industri dan konsumen di seluruh dunia, tidak bermanfaat bagi pemulihan dan perkembangan ekonomi dunia. Dalam perang dagang yang mencakupi seluruh dunia ini, negara mana pun sulit tidak dirugikan.

Menanggapi lontaran yang Myanmar dapat beruntung dari pergesekan perdagangan Tiongkok dan AS, anggota Komite Ekonomi Pusat dari Aliansi Demokrasi Nasional partai berkuasa Myanmar, dan Direktur Eksekutif Institut Rekonstruksi, mengatakan, di bawah struktur internasional dewasa ini, tiada pemenang dalam perang dagang. Perang dagang Tiongkok-AS memberi dampak negatif tertentu pada beberapa perusahaan ekspor Tiongkok. Perusahaan-perusahaan tersebut akan menghadapi banyak tantangan seperti kenaikan biaya, pengurangan produksi, restrukturisasi, dan terdapat pula sejumlah perusahaan Tiongkok atau pabrik Tiongkok berniat pindah ke Asia Tenggara termasuk Myanmar agar meredakan tekanan yang dibawakan oleh perang dagang, namun pada keseluruhannya, meskipun perang dagang menyediakan peluang tertentu pada perkembangan ekonomi dan perdagangan bilateral antara Myanmar dan Tiongkok, namun kekurangannya lebih besar daripada keuntungannya secara keseluruhan bagi ekonomi Myanmar karena perang dagang.

Dikatakannya, dipengaruhi oleh perang dagang, sejak Juni 2018, nilai tukar dolar AS terhadap dolar Myanmar terus meningkat di pasar valuta asing Myanmar, mengakibatkan depresiasi tajam tajam mata uang Myanmar. Devaluasi mata uang Myanmar akan meningkatkan volume ekspor dengan batas tertentu, tetapi peningkatan yang menyertainya dalam biaya bahan baku dan kenaikan harga komoditas impor lain yang diperlukan dalam rantai pasokan akan membuat sulit diteruskannya keunggulan ekspor Myanmar yang lemah. Seiring dengan defisit perdagangan meningkat, dolar AS akan terus menguat, dan inflasi di Myanmar akan menjadi lebih serius. Menurut Asian Development Bank, tingkat inflasi Myanmar diperkirakan sekitar 6,2% pada 2018, tertinggi di ASEAN. Nilai tukar mata uang asing tidak stabil dan investasi asing di pasar Myanmar akan menurun. Jumlah devisa yang dihasilkan oleh ekspor tidak konsisten dengan biaya produksi, menunjukkan kerugian besar, hal ini akan mengakibatkan kemacatan proyek ekonomi besar, akan menyebabkan pula lebih banyak pengangguran. Ekonomi, sosial dan politik berkaitan dan depresiasi tajam dolar Myanmar akan menyebabkan reaksi berantai. Bank sentral Myanmar memiliki cadangan devisa yang terbatas.Untuk menurunkan kecepatan naiknya harga dolar AS, Myanmar mungkin harus mencari dukungan teknis dari Dana Moneter Internasional. Selain itu, devaluasi mata uang Myanmar yang disebabkan oleh perang dagang telah menyebabkan kenaikan harga barang-barang sehari-hari.Bagi massa di lapisan bawah, kenaikan harga produk pertanian berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Apa lagi bencana di Myanmar sejak musim hujan telah merusak sekitar 500.000 akre lahan pertanian, dan produksi bahan makanan berkurang banyak, massa di lapisan bawah hidup tambah susah lagi.

Periset Strategi Myanmar dan Penelitian Internasional Kementerian Luar Negeri Myanmar menyatakan, Myanmar tidak ingin mengalami tragedi yang terjadi di Turki. Dasar ekonomi Myanmar lemah, peningkatkan level kehidupan rakyat Myanmar baru adalah tugas utama bagi pemerintah Myanmar, bukanlah terpaksa dilibatkan dalam perang dagang. Meskipun Myanmar semaksimal menghindari dampak negatif terhadap ekonominya karena perang dagang, namun tetap dirugikan serius. Perang dagang merugikan kepentingan dunia, yang dirugikan perdana adalah rakyat di lapisan bawah negara-negara berkembang.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok