Mahathir bin Mohamad Adakan Kunjungan ke Tiongkok

2018-08-17 12:50:33

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir bin Mohamad mengadakan kunjungan resmi ke Tiongkok dari tanggal 17 hingga 21 Agustus ini. Inilah kunjungan pertama Mahathir ke Tiongkok sesudah terpilih kembali sebagai perdana menteri Malaysia. Tiongkok merupakan negara pertama yang dikunjunginya secara resmi di luar ASEAN sesudah dia memangku kembali jabatan sebagai perdana menteri Malaysia. Sejak pemerintah baru Malaysia terbentuk melalui pemilu, hubungan Tiongkok-Malaysia telah mengundang perhatian umum.

Menurut analis, hubungan Tiongkok-Malaysia tradisional dan bersahabat, kedua negara sama-sam adalah negara berkembang, berpegang pada ide pembangunan yang mirip, mempertahankan kebijakan diplomasi yang mandiri, menghormati nilai pandangan Asia, menentang politik kekuasaan, memiliki kepentingan bersama yang jauh lebih besar daripada perselisihan, sehingga pandangan terhadap hubungan Tiongkok-Malaysia ke depan hendaknya tidak terbatas pada waktu sementara saja, melainkan harus berorientasi pada masa depan dan berfokus pada pembangunan.

Dalam wawancara khususnya dengan Kantor Berita Xinhua Tiongkok pada hari Kamis kemarin (16/8) Mahathir menyatakan, hubungan Malaysia-Tiongkok sangat penting bagi Malaysia, selama menjabat sebagai perdana menteri Malaysia di masa yang lalu, ia selalu mengupayakan peningkatan hubungan erat dengan Tiongkok. Pembangunan Tiongkok sangat bermanfaat bagi Malaysia, dan Malaysia menyambut investasi dari Tiongkok.

Periset Institut Nasional Strategi Internasional (NIIS) di Akademi Ilmu Pengetahuan Sosial Tiongkok (CASS), Wang Yuzhu berpendapat tidak perlu terlalu khawatir akan hubungan Tiongkok-Malaysia, dan tidak perlu terlalu cemas terhadap satu dua proyek, melainkan harus memandang ke masa depan.

Pertama, sejumlah pernyataan dan tindakan pemerintah baru Malaysia berkaitan erat dengan unsur politik dalam negerinya sendiri, kita harus menfokuskan pembangunan dengan bertolak dari situasi umum hubungan Tiongkok-Malaysia dan bukannya melakukan banyak interpretasi negatif.

Kedua, salah satu titik berat kebijakan pemerintah baru Malaysia adalah pengembangan ekonomi Malaysia. Ekonomi Tiongkok dan Malaysia bersifat saling melengkapi dan memiliki potensi kerja sama yang besar.

Ketiga, Mahathir selalu menghormati nilai pandangan Asia, mempertahankan kebijakan diplomasi mandiri, menentang politik kekuasaan, dan mengakui kerja sama regional terutama proses pengintegrasian Asia Timur. Sejumlah besar pendiriannya mempunyai persamaan dengan pendirian Tiongkok.

Sama seperti apa yang dikatakan Anggota Dewan Negara selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, Tiongkok bersedia melakukan upaya bersama dengan Malaysia, menggunakan momen kunjungan Mahathir ke Tiongkok kali ini untuk merencanakan kerja sama masa depan secara menyeluruh, dan membuka masa depan hubungan Tiongkok-Malaysia yang indah dan baru.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok