Temu Wicara Media Tiongkok-Indonesia Digelar di Bali

2018-07-15 14:26:44

Temu Wicara Media Tiongkok-Indonesia Digelar di Bali

Temu Wicara Tiongkok-Indonesia yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar digelar di Bali pada hari Jumat lalu(13/7),dengan dihadiri oleh lebih dari 30 wartawan media utama kedua negara, termasuk dari China Media Grup, China News Service, TVRI, Antara News Agency, Guoji Ribao Indonesia dan lain-lainnya. Para peserta bersama-sama membahas bagaimana memperdalam kerja sama media demi memperdalam saling pengertian dan persahabatan antar masyarakat kedua negara. Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, pemimpin dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang baru saja pulang dari Tiongkok juga membagikan pengalamannya di Tiongkok.

Konsul Jenderal Tiongkok di Denpasar Gou Haodong di depan temu wicara itu menyatakan, hubungan Tiongkok dan Indonesia semakin erat tahun-tahun terakhir ini, namun masih terdapat kekurangan saling pengertian antar masyarakat kedua negara, khusus terdapat sejumlah salah paham Indonesia terhadap Tiongkok di bidang pelestarian lingkungan dan kepercayaan agama. Maka selama 2 bulan ini, pihaknya mengorganisasi delegasi jurnalis dan pemimpin agama Indonesia berkunjung ke Tiongkok, agar kalangan media dan agama Indonesia bisa meningkatkan pengertian dan pengetahuan pada Tiongkok.

Direktur Cabang TVRI di Bali Sifak menyatakan dirinya telah dua kali berkunjung ke Tiongkok. Prestasi Tiongkok di bidang pelestarian lingkungan, pembangunan infrastruktur dan pendidikan tenaga ahli telah menimbulkan kesan mendalam kepadanya. Diharapkannya Sifak media-media kedua negara bisa membuat jembatan pengertian antar rakyat kedua negara, mendorong saling belajar antar rakyat dan pemerintah kedua negara melalui liputan media.

Dalam pembicaraannya, pemimpin PHDI Wanasari menyatakan, sebagai pemimpin agama Hindu di Bali, dirinya sangat mencermati kondisi lapangan agama dan para penganut agama di Tiongkok. Dia menyatakan, melalui kunjungannya di Tiongkok, dirinya telah melihat bahwa pemerintah Tiongkok beraksi nyata untuk melindungi kebebasan beragama. Wanasari menambahkan, pekerjaan Tiongkok untuk melindungi lapangan agama dan hidup berdampingan secara rukun antar para penganut agama yang berbeda boleh dikatakan sangat baik.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok