12 Anak Thailand Terjebak di Gua dan Ditemukan Selamat

2018-07-04 13:19:41

Thailand bersuka cita. Kegembiraan menyelimuti suasana terkait berhasil ditemukannya 12 anak anggota klub sepak bola beserta seorang pelatihnya dengan selamat. Mereka terjebak dalam Gua Tham Luang yang banjir di Distrik Mae Sai, Provinsi Chiang Rai, sejak Sabtu (23/6) sore lalu. Kini, tim SAR sedang meneliti rancangan penyelamatan selanjutnya. Beberapa tahun ini, beberapa tim SAR internasional termasuk Tiongkok mengadakan SAR berskala besar di Thailand untuk bersama-sama menjadi saksi senasib sepenanggungan manusia dan solidaritas.

Setelah 10 hari terjebak dalam gua yang banjir akibat monsoon, 12 anak berusia 11-16 tahun dan pelatihnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh satuan penyelam katak Angkatan Laut Kerajaan Thailand dengan dibantu dua relawan penyelam asal Inggris, Richard Stanton dan John Volanthen. Anak-anak sangat gembira dan berterima kasih kepada tim SAR. Salah seorang anak bertanya: “hari ini hari apa?” Anggota tim SAR menjawabnya: “ Hari Senin. Kalian telah berada di sini selama 10 hari. Kalian sungguh hebat!”

Salah seorang anggota tim SAR adalah seorang pakar gua dari Beijing, Wang Yijie. Dia mengatakan, pompa air sedang beroperasi dengan tenaga yang besar selama 24 jam, untuk mengurangi dampak terhadap aksi penyelamatan akibat hujan.

Aksi SAR kali ini mempunyai tiga ciri:

Pertama, banyak kesulitan. Penyelam harus melewati serangkaian tikungan yang sempit dan tajam dalam kegelapan untuk mencapainya. Tantangan bagi tim penyelamat adalah membawa 13 orang tersebut untuk keluar. Genangan air dalam gua masih cukup tinggi, kondisi kompleks Gua Tham Luang diperkirakan akan terus banjir hingga bulan September atau Oktober. Jika para korban masih belum dapat dikeluarkan sebelum itu, mereka harus belajar teknik dasar menyelam.

Kedua, berskala besar. Hampir seribu orang lebih dari pihak militer Thailand sampai personel SAR dalam maupun luar negeri berpartisipasi dalam aksi penyelamatan tersebut .

Ketiga, kerja sama internasional. Para personel SAR dari Tiongkok, AS, Inggris, Australia, Myanmar dan Laos serta Thailand sendiri bekerja sama melakukan aksi penyelamatan.

Kedubes dan Konsulat Jenderal Tiongkok untuk Thailand, 6 orang pakar gua dan 5 orang pakar SAR dari Beijing tiba di Thailand untuk berkoordinasi dan membantu pihak Thailand melaksanakan SAR.

PM Thailand Prayuth Chan-ocha dalam sebuah pernyataan pada Senin (02/07) malam lalu mengatakan, pemerintah dan rakyat Thailand sangat berterima kasih terhadap dukungan dan kerja sama yang diberikan masyarakat internasional.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok