Jadi Tuan Rumah ASEAN Ladies Circle, Indonesia Promosikan Seni, Budaya dan Kuliner Nusantara

2018-06-27 11:02:41

Suasana Wisma Duta di Beijing pada pagi hari itu terasa sangat meriah. Sekitar 150 orang tamu undangan yang terdiri dari para diplomat perempuan, para istri diplomat negara-negara ASEAN di Beijing serta tokoh perempuan Indonesia di Beijing berdatangan ke kediaman resmi Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok itu. Ya, hari itu, Indonesia mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pertemuan ASEAN Ladies Circle (ALC) di Beijing. Pertemuan ALC kali ini juga merupakan suatu kesempatan untuk mempromosikan seni, budaya dan kuliner Indonesia di Beijing. Program pertemuan kali ini diisi dengan pameran lukisan, peragaan busana dan promosi kuliner khas nusantara.

Memasuki ruang tamu Wisma Duta, perhatian para tamu undangan tertuju pada berbagai lukisan dengan warna-warna cerah karya Ibu Sih Elsiwi Handayani Oratmangun yang dipamerkan di Wisma Duta. Mereka terlihat kagum dengan keindahan lukisan-lukisan itu dan terutama pada bakat yang dimiliki sang pelukis.

Di awal acara, Wakil Kepala Perwakilan Indonesia, Ibu Listyowati memperkenalkan Ibu Sih Elsiwi Handayani Oratmangun, yang biasa disapa Ibu Wiwik Oratmangun, yang baru tiba di Beijing bulan April lalu kepada para anggota ALC dan tamu undangan yang hadir. Rangkaian kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh, Ibu Sih Elsiwi Handayani Oratmangun.

"Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang melahirkan keberagaman seni dan budaya. Pada hari ini kami ingin memperkenalkan sebagian kecil dari kekayaan seni, budaya serta kuliner Indonesia", demikian penuturan Ibu Wiwik Oratmangun dalam sambutan pembukaannya.

Pertunjukan kesenian berupa tari ondel-ondel dari Betawi oleh Sdri. Lala Arief, mendapat apresiasi meriah dari para undangan. Sebagai puncak acara, peragaan busana dengan motif lukisan karya Ibu Wiwik Oratmangun yang dibawakan oleh para model KBRI Beijing mendapat sambutan meriah dan seruan kagum dari para hadirin. Berbagai model busana, scarf dan tas bermotifkan lukisan yang dipamerkan menarik perhatian para tamu undangan, Beberapa dari mereka tidak dapat menyembunyikan kegembiraan karena mendapat hadiah tas dengan motif lukisan yang indah. Mereka mendapatkan tas – tas cantik itu setelah berhasil menjawab dengan benar pertanyaan mengenai Indonesia dalam kuis yang dipandu oleh Ibu Wakil Kepala Perwakilan RI di Beijing.

Selain pertunjukan seni dan budaya, para tamu undangan juga dimanjakan dengan berbagai kudapan tradisional khas Indonesia seperti kue pukis, lapis legit, risol dan kue lumpur. Tidak hanya itu, kelezatan kuliner nusantara seperti nasi goreng, soto ayam, gado-gado, dan sate ayam menjadi sajian nikmat santap siang yang ditunggu-tunggu.

Kemeriahan pertemuan siang itu ditutup dengan tari poco-poco yang ditarikan seluruh tamu dan anggota DWP KBRI Beijing. Bingkisan berisikan produk kopi Indonesia serta brosur dan buku mengenai ragam potensi pariwisata Indonesia menjadi souvenir bagi para tamu sebelum meninggalkan Wisma Duta.

Penyelenggaraan pertemuan ALC kali ini sarat dengan rasa kebersamaan dalam kerangka Komunitas ASEAN. Pertemuan ini juga merupakan salah satu cara yang efektif untuk untuk mempromosikan kesenian dan kebudayaan Indonesia di Beijing. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat ikut memberikan kontribusi bagi penguatan hubungan antarmasyarakat di kawasan, dan khususnya bagi penguatan hubungan Indonesia -Tiongkok.


Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok