80% Narkoba “Segitiga Emas” Mengalir ke Thailand

2018-06-26 11:39:52 CRI

Menjelang “Hari Pelarangan Narkoba Dunia” pada tanggal 26 Juni, Sekretaris Jenderal Komisi Pengontrolan Narkoba Thailand, Sirinya Sitdhichai di Bangkok mengatakan kepada wartawan CRI, kerja sama pengontrolan narkotika antara Thailand dan Tiongkok mencapai keberhasilan.

Menurut hasil statistik terbaru yang disampaikan oleh Sirinya, pada tanggal 1 Oktober tahun 2017, badan pengawasan Thailand telah menyita narkoba jenis amphetamine sejumlah 203 juta butir, naik 60% dibandingkan dengan masa sama tahun sebelumnya, sementara jumlah heroin dan ganja juga meningkat nyata. Sirinya menyatakan, di antara narkoba yang mengalir masuk ke Thailand, 80% berasal dari daerah “segitiga emas”.

Sirinya mengatakan, di Thailand terdapat masalah narkoba. Menurut statistik, 80% narkoba yang mengalir masuk ke Thailand berasal dari daerah “segitiga emas”. Narkoba yang dihasilkan di daerah “segitiga emas” dapat terbagi dalam dua jenis, yaitu tanaman narkoba dan narkoba sintetik. Yang mengkhawatirkan sekarang ialah jumlah narkoba jenis amphetamine bertamah. Di antara narkoba yang mengalir masuk dari daerah “segitiga emas”, yang menyebar paling luas adalah narkoba amphetamine dalam bentuk biji tablet, sedangkan mathamphetamine terutama diselundupkan ke negara ketiga melalui bagian selatan Thailand.

Untuk mencegah penyebaran narkoba “segitiga emas” di dalam wilayah Thailand, pemerintah, pihak militer dan pihak kepolisian bersama mengambil berbagai langkah di daerah perbatasan dan mencapai hasil nyata.

Sirinya menyatakan, pemerintah Thailand menegaskan pengambilan langkah di daerah perbatasan untuk mencegat peredaran narkoba. Di daerah yang aktif penyelundupan narkoba, pihak militer dan pihak kepolisian Thailand melancarkan penggerebekan, mencegah mengalirnya narkoba di daerah pedalaman Thailand. Sedangkan di daerah bagian utara dan timur laut Thailand yang menuju ibukota Bangkok telah dipasang pos pemeriksaan, polisi daerah akan memeriksa kendaraan.

Di samping mencegah mengalirnya narkoba dari daerah perbatasan, pemerintah Thailand memberantas tanaman narkoba di dalam wilayah, menggantikannya dengan penanaman gantian lainnya. Sirinya mengungkapkan kepada wartawan, kini area penanaman pohon apiun di dalam wilayah tidak sampai satu persen dibandingkan dengan 30 tahun yang lalu.

Dalam proses pemukulan keras kejahatan narkoba di dalam negeri, Thailand juga memperhatikan kerja sama dengan Tiongkok dan negara-negara lainnya. Sirinya menilai tinggi hasil kerja sama antara Thailand dan Tiongkok di bidang pelarangan narkoba.

Sirinya mengatakan, Komisi Pengontrolan Narkoba Thailand mengadakan kerja sama erat dengan Komisi Pengontrolan Narkoba Nasional Tiongkok. Kedua pihak mengadakan rapat setiap tahun. Sirinya berpendapat, yang paling penting dalam kerja sama ialah kedua pihak membagikan informasi dalam pemberantasan penyelundupan narkoba. Pihak Tiongkok pernah membantu pihak Thailand untuk menangkap penyelundup narkoba di Thailand dan melarikan diri ke Tiongkok, dan kemudian penyelundup dipulangkan ke Thailand. Sementara itu, pihak Thailand juga membantu pihak Tiongkok untuk menangkap penyelundup narkoba di Tiongkok dan kemudian melarikan diri ke Thailand. Sirinya berpendapat, kerja sama antara kedua negara dalam membagikan informasi dan saling membantu menangkap penyelundup narkoba sangat kondusif bagi kelompok penjualan narkoba. Selain itu, kedua pihak juga meningkatkan kerja sama pemeriksaan narkoba di laboratorium, bersama-sama menganalisa komposisi narkoba.

Selain kerja sama bilateral, Sirinya berpendapat, aksi pemberantasan narkoba gabungan antara Tiongkok, Laos, Thailand dan Myanmar yang disponsori oleh pihak Tiongkok pada tahun 2013 di Sungai Mekong telah memelihara keamanan dan kestabilan di perairan terkait. Khususnya pada tahun 2015, aksi tersebut mengundang partisipasi Kamboja dan Vietnam, sehingga menjadi teladan baru dalam kerja sama penegakan hukum internasional.

Menjelang “Hari Pelarangan Narkoba Dunia”, Sirinya menyatakan, selama hari pelarangan narkoba tahun ini, di berbagai daerah Thailand akan diadakan berbagai aktivitas terkait, mendorong partisipasi seluruh masyarakat, sementara memperlihatkan ketegasan pelarangan narkoba Thailand.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok