Menaikan cukai rokok cara efektif kurangi konsumsi

2018-05-06 14:02:27

Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Abdillah Ahsan mengatakan kenaikan cukai rokok efektif mengurangi konsumsi rokok.

"Cukai itu untuk mengendalikan konsumsi," kata Abdillah dalam seminar di Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/5).

Abdillah juga memaparkan mitos-mitos penghalangan kenaikan cukai rokok di hadapi. Menurutnya, posisi negara terhadap tembakau sangat jelas, di mana negara, baik eksekutif dan legislatif, seharusnya melindungi masyarakat dari terkapan kapitalis terutama industri rokok.

"Negara tidak boleh berselingkuh dengan bisnis rokok dalam menerkam masyarakat," katanya, dikutip Antara.

Oktober 2017 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyetujui kenaikan tarif cukai terbesar berada pada golongan sigaret putih mesin di kisaran 12 hingga 22 persen. Meski demikian, angka ini masih jauh di bawah rekomendasi WHO melalui kerangka kerja pengendalian tembakau atau FCTC yang mengamanatkan kenaikan cukai sampai 75 persen.

Menurut Abdillah kenaikan cukai Indonesia idealnya 50 persen. Dana dari cukai rokok dapat digunakan oleh pemerintah untuk program-program pemberdayaan petani tembakau, atau membiayai kesehatan masyarakat.


Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok