KTT India-ASEAN Digelar Hari Ini

2018-01-25 11:08:42

Untuk memperingati genap 25 tahun penggalangan kemitraan dialog antara India dan ASEAN, India mengundang para pemimpin dari 10 negara ASEAN untuk menghadiri KTT India-ASEAN yang diadakan hari ini (25/1). Sementara itu, India juga mengundang para pemimpin ASEAN untuk menghadiri aktivitas perayaan hari nasional India yang akan diadakan besok.

Analis berpendapat, perhatian India terhadap ASEAN bertolak dari tiga aspek, yaitu ekonomi, diplomasi dan militer.

Di bidang ekonomi, berbagai langkah reformasi dalam negeri tidak mencapai sukses penuh sejak Narendra Modi berkuasa. Sementara itu, kontak ekonomi dan perdagangan antara India dengan ASEAN terus meningkat, nilai perdagangan bilateral menerobos US$ 70 miliar. Oleh karena itu, India perlu berjabat tangan erat dengan ASEAN, guna meredakan tekanan kemerosotan laju pertumbuhan ekonomi.

Di bidang diplomasi, di bawah latar belakang kebijakan “prioritas negara tetangga”, India mengintensifkan hubungannya dengan negara-negara Barat, sementara sibuk mengembangkan hubungannya dengan negara-negara ASEAN.

Di bidang militer, India sangat memerlukan mitra kerja sama yang kuat, guna memperluas kehadirannya di Samudra Hindia, dalam rangka mencegah daya pengaruh negara-negara besar lainnya.

Mengenai prospek kerja sama ekonomi dan perdagangan antara negara-negara ASEAN dengan India, Ketua Pusat Penelitian Inovasi Asia Indonesia, Bambang Suryono mengatakan, Indonesia dan India tergolong negara besar berkembang dengan populasi banyak, di antara kedua negara terdapat hubungan persaingan tertentu dalam tahap perkembangan ekonomi dan struktur ekonomi, kekurangan sifat saling mengisi, kontak ekonomi dan perdagangan antara kedua negara tidak menempati proporsi yang penting dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan luar negeri.

Bambang Suryono berpendapat, Indonesia adalah negara dominan dalam ASEAN, hubungannya dengan India bukan titik berat bagi Indonesia maupun ASEAN. Dalam keadaan di mana kontak ekonomi dan perdagangan terbatas serta keinginan politik yang lemah, maka sangat terbatas ruang perkembangan hubungan Indonesia dengan India atau hubungan ASEAN dengan India.

Bambang Suryono mengatakan, kini Tiongkok adalah mitra perdagangan terbesar bagi ASEAN, India adalah negara besar berkembang, apabila menjadikan ASEAN sebagai pusatnya, ditambah lagi Tiongkok dan India, bekerja sama dengan memanfaatkan proposal “satu sabuk satu jalan”, maka akan terbentuk suatu pasar perkembangan yang luas, kerja sama ekonomi akan mempunyai prospek yang cerah.


Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok