Lima Negara Sungai Mekong Mendapat Manfaat dari Kerja Sama Lancang-Mekong dengan Tiongkok

2018-01-11 14:50:15

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang hari Rabu kemarin ketika menghadiri Pertemuan Pemimpin ke-2 Kerja Sama Lancang-Mekong di Pnom Penh Kamboja menyimpulkan hasil kerja sama Lancang-Mekong sementara mengemukakan rencana kerja sama kesejahteraan di Kawasan Mekong.

Li Keqiang menyatakan, kerja sama Lanchang-Mekong sejak dicanangkan dua tahun yang lalu kini mencapai kemajuan tiap hari, membuahkan hasil tiap bulan dan naik jenjang tiap tahun sehingga menjadi salahsatu mekanisme kerja sama yang paling dinamis dan efektif di kawasannya. Tiongkok kini menjadi mitra dagang terbesar bagi Kamboja, Myanmar, Thailand dan Vietnam, dan mitra dagang kedua terbesar bagi Laos. Menurut statistik tahap pertama, volume total perdagangan Tiongkok dengan lima negara tersebut tahun 2017 tercatat 220 miliar dolar Amerika atau naik 16 persen dibandingkan tahun 2016. Beras yang diimpor Tiongkok dari negara-negara Mekong merupakan 80 persen jumlah total beras yang dimpor Tiongkok dan buah-buahan yang diekspor negara-negara Mekong terhadap Tiongkok selama sekitar 10 tahun ini naik sekitar 21 persen per tahun. Meski terdapat defisit perdagangan produk pertanian negara-negara Mekong terhadap Tiongkok, tapi pihak Tiongkok tidak menganjurkan proteksionisme perdagangan dan bersedia mengimpor lebih banyak produk pertanian yang unggul demi memenuhi kebutuhan konsumsi yang aneka ragam di dalam negeri Tiongkok.

Investasi akumulatif Tiongkok di lima negara melampaui 42 miliar dolar Amerika dan volume investasi tahun 2017 naik 20 persen ke atas. Sejak Pertemuan Pemimpin ke-1, lin penerbangan baru Tiongkok dengan lima negara bertambah 330 buah dan jumlah pertukaran personel pada tahun 2017 tercatat sekitar 30 juta orang.

Tiongkok akan melaksanakan rencana penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan rakyat khusus negara-negara Lancang-Mekong dan dalam 3 tahun yang akan datang akan diadakan 100 proyek bantuan di berbagai bidang antara lain pengobatan dan kesehatan. Pihak Tiongkok menyambut publik negara-negara Mekong menerima pengobatan ke Tiongkok dan bersedia menyediakan kemudahan yang terkait.

Li Keqiang menyatakan, pihak Tiongkok tahun ini akan menyediakan 2 ribu kesempatan pendidikan studi lanjutan dan seratus kesempatan beasiswa selama 4 tahun, sementara mengundang sejumlah pejabat menengah dan tinggi ke Tiongkok untuk mengadakan studi dan riset di bidang-bidang pertanian, pengibatan, kesehatan dan pengairan.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok