Myanmar Penuh Harapan terhadap Kerja Sama Lancang-Mekong

2018-01-09 13:24:15

Mekanisme kerja sama Lancang-Mekong telah sangat meningkatkan kerja sama negara-negara di daerah aliran Sungai Lancang-Mekong sejak dicetuskan pada tiga tahun lalu. Myanmar sebagai salah satu negara di kawasan ini telah mendapat banyak manfaat.

Menteri Kerja Sama Internasional Myanmar U Kyaw Tin mengatakan bahwa mekanisme kerja sama Lancang-Mekong telah melaksanakan serangkaian proyek kerja sama yang sesuai dengan kepentingan rakyat enam negara di kawasan ini. proyek-proyek itu telah dilaksanakan secara efektif dan menyejahterakan rakyat setempat.

Sebab kerja sama Lancang-Mekong mendapat pujian luas di Myanmar karena kerja sama tersebut telah mendatangkan banyak manfaat bagi Myanmar. Pada Maret 2016, bencana kekeringan melanda daerah aliran Sungai Mekong. Akibat bencana tersebut, penduduk di Myanmar mengalami kesulitan mendapat air minum. Tiongkok segera membuka pintu sorong PLTA Jinghong, Provinsi Yunnan untuk memenuhi kebutuhan air Vietnam, Myanmar dan Kamboja. Pada Maret 2017, Kementerian Irigasi Tiongkok menandatangani beberapa proyek kerja sama dengan Myanmar, Kamboja dan Laos, sehingga telah mendorong kerja sama sumber air Lancang-Mekong. Pada 5 Januari 2018, pemerintah Tiongkok dan pemerintah Myanmar menandatangani perjanjian pemberian dana khusus sebesar US$ 2,4 juta untuk mendukung pelaksanaan 10 proyek di Myanmar yang melibatkan transportasi, pertanian, kebudayaan dan perlindungan benda budaya.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok