Tiongkok dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Maritim dalam Kerangka Satu Sabuk Satu Jalan

2018-01-08 10:36:31

Tiongkok dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Maritim dalam Kerangka Satu Sabuk Satu Jalan

Pada hari Minggu lalu (7/1), mahasiswa dan dosen Universitas Sam Ratulangi dan sejumlah periset dari beberapa lembaga ilmu pengetahuan di kota Bitung menaiki kapal survei maritim “Science” Tiongkok. Para pengunjung menyatakan kagum atas perlengkapan canggih yang dilengkapi kapal “Science” serta hasil-hasil ilmiah yang dicapainya.

Kapal survei “Science” dimiliki Institut Ilmu Maritim Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok. Kapal tersebut tiba di pelabuhan Bitung setelah melakukan tugas survei selama 41 hari.

Tiongkok dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Maritim dalam Kerangka Satu Sabuk Satu Jalan

Dr. Wang Hui dari Institut Ilmu Maritim mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan kerja sama yang efektif dengan Pusat Penelitian Maritim di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), BPPT, universitas dan perusahaan dari Sulawesi Utara. Hasil-hasil kerja samanya telah menyediakan dukungan kuat bagi pelaksanaan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan serta strategi poros maritim dunia Indonesia.

Dr. Wang menjelaskan, dari 2013 hingga 2016, pihaknya dan AIPI telah melakukan tiga kali survei maritim di perairan sekitar Indonesia dengan memanfaatkan kapal survei Bruna Jaya VIII Indonesia dan telah memperoleh banyak data maritim dalam tiga tahun terakhir. Melalui kerja sama, kedua pihak telah memasang formasi alat pelambung survei yang berskala terbesar sepanjang sejarah di perairan tersebut. Data-data yang diperolehnya mempunyai arti penting untuk penelitian perubahan Pacific Gyre serta iklim ekstrem yang diakibatkan El Nino.

Tiongkok dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Maritim dalam Kerangka Satu Sabuk Satu Jalan

Pada Desember 2017, Komisi Kerja Sama Maritim Tiongkok-Indonesia mengadakan pertemuan ke-10 di Jakarta. Pertemuan tersebut menyetujui untuk menyerahkan proyek pembangunan peternakan ekologis laut kepada komisi kerja sama maritim kedua negara untuk dibahas.

Dr. Wang menyatakan, pelaksanaan proyek tersebut akan mendukung implementasi inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan dan strategi Indonesia tentang pembangunan poros maritim dunia.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok