Kerja Sama Pariwisata Tiongkok-Kamboja Meningkat

2017-12-26 11:19:24

Dalam proses perkembangan kerja sama pariwisata antara Tiongkok dan Kamboja, tahun 2017 merupakan tahun pertanda bagi kedua negara. Terhitung sampai bulan November tahun ini, jumlah turis Tiongkok ke Kamboja untuk pertama kali menerobos satu juta, sehingga menjadi negara sumber turis yang terbesar bagi Kamboja.

Menteri Pariwisata Kamboja, Thong Khon belakangan ini mengatakan, dari Januari hingga Oktober tahun ini, Kamboja telah menerima turis asing sebanyak 4,3 juta, naik 10% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, di antaranya turis Tiongkok bertambah sampai 45%, tercatat 950 ribu, mencapai 22% dari pada jumlah total turis asing. “Tahun ini merupakan tonggak yang penting dalam sejarah pariwisata antara Tiongkok dan Kamboja”.

Sekretaris Jenderal Kamar Dagang Tiongkok untuk Provinsi Siem Reap, Wei Jiming mengatakan kepada wartawan, turis Tiongkok yang berkunjung ke Siem Reap kian bertambah, sementara menarik pula sejumlah pengusaha Tiongkok untuk menanam modal, pariwisata telah mendorong perkembangan ekonomi dan sosial setempat.

Sandiwara sejarah “Kerajaan Angkor Wat” yang disutradarai bersama oleh Tiongkok dan Kamboja mulai dipentaskan di Teater Angkor Wat Siem Reap pada bulan Oktober. Sejak beroperasinya secara resmi pada tanggal 8 Desember, teater tersebut berturut-turut telah menerima Wakil Perdana Menteri Kamboja, Men Sam An, Menteri Kebudayaan dan Kesenian Kamboja, Phoeung Sakhena, Gubernur Provinsi Siem Reap, Khem Bunsong seerta lebih dari 10 ribu penonton dari dalam dan luar negeri.

Untuk menarik para turis Tiongkok, Kamboja telah menganjurkan warga setempat untuk menggunakan mata uang Tiongkok RMB, memasang tanda-tanda dalam bahasa Mandarin dan menyediakan pemandu yang bisa berbahasa Mandarin.

Menteri Pariwisata Kamboja, Thong Khon mengatakan, pada tahun 2017, turis Tiongkok telah menambah pendapatan Kamboja senilai US$ 700 juta, hal tersebut sangat penting bagi perkembangan ekonomi setempat, sekaligus mengurangi kemiskinan. Kamboja berencana menerima turis asing sebanyak 7 juta pada tahun 2020, pendapatannya diharapkan mencapai US$ 5 miliar dan satu juta peluang penempatan tenaga kerja, sementara turis Tiongkok diharapkan mencapai 2 juta, “kami bersikap optimis untuk mewujudkan target tersebut”.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok